Dokter Sakti Penguasa Dunia
Dika berkata dingin, "Aku nggak paham omong kosong soal puisi."
'Dasar polos! Aku kasih isyarat supaya kamu cari kesempatan untuk kabur!'
Ewan benar-benar kehabisan kata-kata.
"Puisi apa itu?" Putri Naga mendesak lagi.
Ewan lalu melafalkan dengan lantang, "Di utara ada seorang jelita tiada banding, lirikannya sekilas akan meruntuhkan seluruh negeri."
"Kakak cantik, menurutku puisi ini memang ditulis khusus untukmu," lanjut Ewan. "Di seluruh dunia ini, hanya wajahmu yang pantas menyandang bait-bait itu."