Desember Ke-30
Aezadan sebenarnya aku tak diamlirik aku hanya pergi tuk sementaraaku akan pergi tuk sementarakata kata ingin pergi tapi masih sayang
sapa seseorang.
“Hai, Dila. Ayo duduk!” pintaku padanya.
“Kok mukanya tegang sih, atau kamu lagi sakit, ya?” tanyaku setelah melihat wajah Dila yang sedikit pucat.
“Gugup dikit, Mbak. Lagi kayak wawancara kerja,” jawab Dila.
Aku terkekeh, “Santai aja, kan kita sudah lumayan kenal lama, walaupun masih di dunia maya dan via chat.”
Beliebte Kapitel