Menghancurkan Suamiku
Dan tidak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat putranya tumbuh dengan perasaan tidak diinginkan oleh ayah kandungnya sendiri.
Pagi itu, Marianna menyiapkan sarapan seperti biasa. Meskipun tidak ada yang berubah dari rutinitasnya, ada sesuatu yang semakin menggerogoti hatinya. Adrian duduk di kursinya, memainkan sendok di piring tanpa selera. Bocah itu tampak lelah, matanya sedikit membengkak karena kurang tidur. Marianna tahu alasan di baliknya, mimpi buruk. Sejak insiden malam itu, Adrian sering terbangun di tengah malam dengan tubuh gemetar, mencari perlindungan di pelukannya.
Chapitres populaires