Cliche
"Ya, ya, ya. Aku paham. Satu-satunya cara kamu harus bekerja di sana."
"Itu pun mustahil karena ijazahku," timpalku.
"Tunggu ..., sepertinya ...." Chin-Hae tak melanjutkan kalimatnya seraya mencerna pikiran.
Beberapa saat kemudian, ia mengeluarkan ponsel.
"Orang ini dulu pernah menawariku bekerja di Byeoul. Sama sepertimu, aku pun menolak karena alasan ijazah. Tapi dia mengatakan ijazah tidak menjadi soal. Tetap saja aku tidak percaya, dan menganggap ucapannya hanyalah bualan orang mabuk. Apalagi aku masih merasa nyaman dengan pekerjaanku." Chin-Hae menunjukkan nomor ponsel. "Aku tidak mengenalnya. Saat itu kami berbincang di nightclub."
Hot Chapters