Davira
gumam Davira berdoa di akhir kalimatnya.
Davira melirik jam di layar ponselnya yang menyala, sebelum sampai sini Davira sudah terlebih dahulu mengaktifkan ponselnya. Begitu aktif, begitu banyak sekali notif pesan masuk dari kedua orang tuanya, bunda Kia, ayah Nando, Cavia, Haikal dan bahkan sampai Hasan dan juga satu nomor baru. Davira sempat mengernyit bingung dengan nomor baru itu, tapi begitu mengingat ujung nomornya buru-buru Davira menghapus segala pesan dari orang itu dan juga menghapus semua pesan dari Haikal.
Bab Populer