Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERPAKSA MENIKAHI PRIA KOMA

TERPAKSA MENIKAHI PRIA KOMA

"Aku tidak Sudi menikahi pria koma, kenapa tidak Lily saja?" Karena hutang keluarga, Lily dimanipulasi oleh ayahnya, dan terpaksa menikah dengan Axelo, tuan muda dari keluarga Douglas yang koma karena kecelakaan yang menimpanya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai douglas bullet
Baca
+Pustaka
Dibeli oleh Pangeran Milyarder

Dibeli oleh Pangeran Milyarder

Gadis itu adalah seorang mahasiswi yang ingin menyelamatkan saudara perempuannya. Pria itu berusaha untuk menyelamatkan keluarganya. Bersama-sama, mereka berdua menemukan arti sesungguhnya dari cinta dan pengorbanan…. Mahasiswa Ari Douglas baru saja mengetahui kalau saudara perempuannya, Henley, mengidap leukemia. Tanpa asuransi, mereka tidak punya banyak pilihan dan harapan. Kemudian seorang teman memberitahu Ari tentang AmericanMate, sebuah layanan perjodohan yang elit nan modern. Atas bujukan sahabatnya, Grayson juga memutuskan untuk mencoba AmericanMate. Tetapi dia punya satu syarat: Dia akan serius menjalaninya untuk seumur hidup. Tidak pernah ada sejarah perceraian dalam silsilah keluarga monarki... baik satupun. Dapatkah dua hati yang saling mengorbankan demi kepentingan keluarga mereka jatuh cinta satu sama lain? Dibeli oleh Pangeran Milyuner diciptakan oleh Theresa Oliver, seorang penulis eGlobal Creative Publishing.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai douglas bullet
Baca
+Pustaka
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah

Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah

Pacar mafiaku, Fendy, selalu bertengkar dengan sahabat masa kecilnya, Amanda. Di hari ulang tahunku, Amanda memberiku sebuah bullet vibrator. "Nih. Buat ronde kedua, kalau-kalau perlu. Aku lebih tahu stamina dia daripada siapa pun." Fendy melemparkan sebotol foundation berwarna pucat ke arahnya. "Pakai yang lebih banyak lagi. Siapa tahu akhirnya ada yang mau sentuh kamu." Mereka saling mendorong saat keluar, lalu membanting pintu di belakang mereka. Lilin di atas kue ulang tahunku habis meleleh hingga padam, sementara aku duduk sendirian di meja makan. Saat kedua keluarga kami pertama kali mengadakan makan malam resmi bersama, Amanda tersenyum dan menyelipkan sebotol kecil pelumas ke tangan Fendy. "Ambil. Biar kamu nggak bikin gadis malang itu menderita." Ekspresi Fendy langsung menjadi muram. "Masih lebih baik daripada kamu yang menangis malam-malam sambil memeluk guling." Kali ini, Fendy mengatur liburan ke sebuah pulau pribadi. Seorang teman kami diam-diam memberitahuku bahwa dia berencana melamarku di atas tebing saat matahari terbenam. Setelah tujuh tahun menjalin hubungan, aku berkata pada diri sendiri bahwa inilah akhirnya. Garis akhir yang selama ini kutunggu akhirnya sudah di depan mata. Aku berdandan dengan sangat teliti, mengenakan gaun termahal yang kumiliki, lalu berjalan menuju helipad. Aku membuka pintu helikopter. Amanda sudah duduk di kursi kopilot. Dia mengangkat alis saat melihatku. "Chloe, kamu datang? Aku agak klaustrofobia, jadi kamu nggak keberatan kalau aku duduk di depan, 'kan?" Fendy yang sedang memegang kendali helikopter menoleh dan mengamatiku. "Chloe, kamu duduk di belakang saja. Aku khawatir dia tiba-tiba mengamuk, lalu mulai mencakar dan menggigit. Nanti suasananya jadi rusak." Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, Amanda sudah lebih dulu membalas, "Apa maksudmu? Aku ini beban buatmu?" "Bukan baru hari ini aku mikir begitu. Kenapa kamu drama sekali hari ini?" Perdebatan mereka berlangsung begitu alami, seolah-olah mereka telah mengulang naskah yang sama ribuan kali. Pada saat itu, kelelahan yang telah menumpuk selama tujuh tahun terakhir tiba-tiba menghantamku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa aku tidak lagi ingin menerima lamarannya.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai douglas bullet
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status