PELAKOR BERKELAS
"Tidak apa-apa, Kak. Kakak tidak perlu khawatir, sebab aku tidak akan mundur atau menyerah. Kakak tunggu saja, sampai nanti akan tiba waktunya aku membawa kabar soal kehancuran mereka."
Mengelus rambut Kakaknya dengan sayang, Angel lantas membungkuk dan mencium dahi perempuan itu selama beberapa saat. "Ini janjiku, Kak. Ini janji adikmu. Perkara soal bagaimana semua ini akan berakhir, jangan khawatir. Sebab menurutku, Tuhan itu baik. Nanti akan tiba waktunya ketika kita bisa tersenyum bersama."
Angel mencium lagi dahi Kakaknya beberapa kali lagi, sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan ruang rawat. Dia tidak tahu, bahwa setelah kepergiannya, ada setitik air mata yang mengalir di pipi
Bab Populer