Yang Terpilih
Sepelan angin sepoi-sepoi yang masuk melalui ventilasi di dinding atas kamar mandi.
Ebo’ hanya menengok di lantai lalu tersenyum lembut.
“Alhamdulillah. Ba’na la raja, Bing[2]. Itu darah kotor yang keluar dari tubuh, namanya haid, menstruasi, atau datang bulan.”
“Bulan? Datang ke mana?” tanyaku semakin bingung dengan kata-katanya.
Ebo’ tertawa, tanpa menjawab apa pun, hanya menyuruhku membasuh diri sebaik mungkin, lalu memberiku pelajaran untuk mencuci bersih celana dalam yang ternyata terkena darah.