Duka Cita
Kaniethacerita pernikahancerita wattpad pernikahancerita indah pernikahankata kata di tinggal nikah
Meskipun terasa sakit dan menyiksa, tetapi Cita harus tetap kuat menjalaninya.
“Sayang!” Sandra terburu masuk ke dalam kamar, lalu duduk di samping Cita yang baru saja duduk di kursi roda. Meskipun lamban, tetapi Cita selalu menunjukkan kemajuan. Dari yang hanya bisa berbaring, kini sudah kuat untuk duduk tegak meskipun masih dalam waktu terbatas. “Kamu kenal Nando? Fernando Diaz? Mami seperti pernah dengar, sama pernah lihat, tapi di mana, ya?”
“Mas Nando?” Cita menoleh dengan mengerutkan dahi. Kenapa Sandra mendadak bertanya masalah pria itu?
Beliebte Kapitel