Berpisah Untuk Bersatu
Ini, kuncinya masih tergantung di tempatnya di belakang pintu.
"Halo, Ayung!" sapa Ema begitu melangkah masuk. "Lihat Ayung, saya meminjam beberapa buku. Kamu suka baca buku juga, kan? Kamu boleh pinjam. Oke?"
Ema meletakkan tas kain biru laut di atas meja ruang tamu, mengeluarkan satu per satu buku yang dia pinjam di perpustakaan Frankfurt. Semuanya berbahasa Inggris, jadi aku berterus terang kalau mungkin memerlukan waktu yang cukup lama untuk membaca. Ema malah tertawa, katanya tidak masalah. Dia bisa meminjam khusus untukku dalam arti memperpanjang masa pemindahan. Oh, Ema baik hati sekali, bukan?
Bab Populer