Kembalinya sang Dewa Perang
Di dalam keheningan ruang dimensi yang agung, Nathan menatap Nalan dengan takjub. "Jadi... kita benar-benar bisa menjadi abadi? Tidak menua selamanya?"
Nalan tersenyum tipis, sebuah senyum yang mengandung kebijaksanaan ribuan tahun. "Langit dan bumi mungkin abadi, tapi manusia tidak. Itu hanyalah kiasan, Nak. Kultivator abadi juga memiliki batas usia, meskipun sangat panjang. Ribuan, bahkan puluhan ribu tahun. Tapi hidup selamanya?" Ia menggeleng pelan. "Aku belum pernah mendengar atau melihatnya. Semua yang kukatakan padamu, hanyalah cerita para leluhur yang turun temurun."
Bab Populer