Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

Mbak Kiki Buka Warteg “Kenape, sih, Rin? Jadi elu yang histeris begitu?” “Aneh kamu, Mbak! Aku suruh tulis apa yang ada di kepala itu bukan kutu! Tapi ide yang muncul dari pemikiranmu sendiri!” “Lah jadi apa, dong? Elu ngomongnya begitu, ya gue ikutin, lah.” “Bahkan kamu lupa kalau di kepalamu juga ada otak, kan?”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai fikir
Baca
+Pustaka
Crazy Woman

Crazy Woman

kata Fikri dengan wajah datarnya. #####################################################
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai fikir
Baca
+Pustaka
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

“Aku hanya akan mendengar dengung. Itu mungkin seperti mendengar benak yang bekerja. Aku hanya mendengar dengung karena belum ada pikiran atau ide atau kalimat yang terbentuk. Karena kalau orang itu benar-benar tidak berpikir, contohnya orang yang sedang tidur pulas, aku tidak akan mendengar apapun. “ Noah mengangguk paham. “Jadi ada apa dengan pikiranku yang membuatmu penasaran? “ Aku menatapnya “Aku hanya mendengar dengungan. Apakah memang tidak ada apapun dalam pikiranmu? “ Noah menatapku balik. “Apa kamu tidak pernah mendengar perkataan, lakukan sesuatu secara spontan atau tanpa pikir panjang? “ “Jadi itu yang membuatku tidak bisa mendengar pikiranmu? “
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai fikir
Baca
+Pustaka
Oh...Jandaku tersayang.

Oh...Jandaku tersayang.

Seperti juga pemikiran setiap orang juga tidak sama, apa yang dianggapnya benar terkadang mengambang diantara sisi tipis antara benar dan salah bagi pendapat orang lain. Sikapnya yang kurang tertarik memperhatikan gosip atau bergunjing tentang orang lain, menariknya pada titik dimana ketika diri sendiri yang menjadi FL dalam forum pagi ini, semakin memancing minat fokus semua orang.
7.312.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai fikir
Baca
+Pustaka
Disangka Masih Hilang Ingatan

Disangka Masih Hilang Ingatan

Pak Idris makin meyakinkan. Arjuna masih berfikir. Entah apa yang ia pikirkan. Seperti ingin mencari sesuatu lewat sesuatu. ***
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 767 kali sebagai fikir
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Happy reading BRAKK!!!!!! Sheila menutup pintu kamarnya kencang, pertikaian antara dirinya dengan Kesya benar-benar mengusik jiwanya. Kehadiran Kesya sungguh ancaman besar untuknya, dia tidak rela Sean jatuh ke pelukan wanita itu. Membayangkan saja darahnya sudah mendidih, Kesya memang bukan wanita sembarangan, dia jauh lebih licin dari ular. Wanita itu punya lidah lembut sekaligus tajam, setiap perkataan yang keluar dari mulut Keysa berhasil membungkamnya.
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai fikir
Baca
+Pustaka
Luka Yang Dirindukan

Luka Yang Dirindukan

’ Semua pikiran itu berkecamuk memenuhi rongga pikiran, hingga tak tersisa sedikit pun tempat bagi dirinya untuk memikirkan pekerjaan. Ara meremas rambutnya yang terasa lembab oleh basahan keringat. Pening. Memijat dengan jemari, tetap tak bisa membuang semua pemikiran itu. ‘Ya, ampun Ra. Berhenti memikirkan hal yang tidak pasti. Belum tentu itu adalah mas Fery. Dia pasti sudah betah tinggal di luar negeri. Mana mau pulang ke sini lagi apalagi hanya untuk menemuimu. Itu mustahil!’
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai fikir
Baca
+Pustaka
Gairah yang Terpendam

Gairah yang Terpendam

Memet mengangguk, mengerti. Memet memang spesial, terbentuk sebuah ketakutan pada dirinya akan rasa yang aneh saat ia dekat dengan seorang wanita. Semua sifat itu terbentuk saat Memet menempuh sekolah menengah. Memet pun menyadari akan munculnya selama ini. Hingga beberapa saat kemudian, genggaman tangan itu mengendur, menggunakan bahwa jasad lelaki tua itu sudah tidak bernyawa lagi.
5.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai fikir
Baca
+Pustaka
Jerat Mafia Tampan

Jerat Mafia Tampan

Bukan bahkan kesimpulannya. Melainkan kenyataan bahwa seseorang berpikir tentang dirinya. Serius. Logis. Tanpa dibungkus candaan. Keysha menyandarkan siku ke paha, menopang dagunya dengan satu tangan. “Kenapa sih harus mikir sejauh itu…” gumamnya. "Baru kali ini, ada orang yang memikirkan aku sampai sedetail itu."
10713 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai fikir
Baca
+Pustaka
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

ujar Fikri memberi saran. “Apakah kamu ada ide?” tanya Safira kemudian. Fikri hanya terdiam beberapa saat, menghembuskan nafas panjang. “Untuk saat ini aku belum menemukan ide.” jawabnya perlahan. “Baiklah, apakah kau punya korek, pisau atau semacamnya?” “Aku tidak punya.” Safira hanya menghembuskan nafas pendek, dia berpikir keras untuk segera keluar dari ruangan gelap, pengap dan tidak ada udara sama sekali.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai fikir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status