Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FATAMORGANA

FATAMORGANA

Tubuhku di seret olehnya sepanjang beberapa meter dan dicampakkan di karpet ruang tamu. Rasanya remuk semua badanku. "Dasar perempuan murahan! Pelacur!" Aku bergeming mendengar caciannya. **** BERSAMBUNG
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menjadi Racun

Saat Cinta Menjadi Racun

"Putri ibu terlahir untuk hidup bahagia." Hidungku terasa asam, dan aku buru-buru bersembunyi di balik selimut. Malam itu, cahaya redup dari lampu senter menembus mataku. Dalam setengah sadar, aku melihat ibu memakai kacamata baca, memegang kapas dan cairan disinfektan, dengan lembut membersihkan lukaku. Ia meniup perlahan, lalu mengoleskan salep tebal di atasnya.
10.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Dengan sifat kejamnya itu, ia mendapat julukan sebagai tuan dewa kematian, semua bawahannya sangat tunduk padanya, karena jika tidak, maka nyawa mereka yang akan jadi bayarannya,memang di dunia para mafia, kehilangan nyawa adalah hal yang wajar, namun bagi orang biasa, itu adalah hal yang kejam dan menakutkan. Laura kini berdiri, ia berjalan menuju kamar mandi, disana ia mulai menyalakan kran air dan mencuci darah kering yang ada di telapak tangannya. "Akhhh." Laura meringis karena rasa perih yang menusuk. Meski begitu, ia menahannya dan tetap membersihkan lukanya sampai darah yang menempel tidak terlihat lagi. Setelah dirasa bersih, Laura mematikan kran lalu keluar dari kamar mandi.
304 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

Apakah hal itu bisa dilakukan dengan mudah, seperti kita membalikkan telapak tangan? Tidak. Itu tidak mudah. Joon sangat tahu itu. KLONTANG!!! Bunyi itu menggema ke seluruh ruangan ketika Joon melemparkan kaleng bir-nya ke lantai. Cairan dari dalam kaleng itu memercik ke mana-mana. Joon kembali mengeluarkan satu kaleng bir dari lemari es, meminum isinya dengan kalap, lalu melemparkannya lagi ke lantai. Ia terus melakukan hal itu hingga kaleng kelima dan kemudian tubuhnya merosot ke lantai, terduduk di sana dengan punggung bersandar ke pintu lemari es. Pandangannya kosong.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Presdir Lumpuh

Menjadi Istri Presdir Lumpuh

Seolah ada kotoran yang menempel dan tidak bisa hilang. Tengah malam, adalah batas teman-teman Jhon yang membayar Jhon untuk menikmati tubuh belia Filia akan berhenti dan setelah itu, Filia baru bisa membersihkan tubuhnya. Jika dia tidak membersihkan tubuhnya, Filia tidak bisa tidur, merasa gatal dan merah seluruh tubuhnya. Meskipun dia sedang tertidur nyenyak, kalau dia tidak mencuci tubuhnya tepat tengah malam dia akan gatal dan merah. Kadang sambil membersihkan tubuhnya akan terdengar suara tangis Filia. Marah dan benci dengan keadaannya.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

TUMBAL Kutatap mega kian menghitam Kelam berbalut shyam, hening Tak kudengar lagi suara rintihan Tiada lagi suara lolongan anjing liar Hanya gelap, tak ada siapa pun Yang hitam semakin pekat Yang kelabu semakin gelap gulita Tiada warna maupun rupa, hanya akara semata Semakin hening semakin syahdu Hanya ada aku dan semilir angin Di antara gemericik rinai menimpa daun Kidung malam mengalun perlahan Paksa menyinari sosok hitam Terkubur di antara pepohonan Andam karam di gelap malam Membawa janin manusia suci
9.916.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Kebohongan sekecil apa pun bisa langsung mereka tangkap. Orang-orang mulai pergi. Pertama, para kepala keluarga terbesar di Ravencia. "Herman!" Reyhan memanggil seorang bos yang setara dengannya. Herman berhenti tapi tidak berbalik. "Kamu melanggar aturan, Reyhan. Dunia kita dibangun atas dua hal yaitu kehormatan dan ikatan darah. Kamu membuang semuanya demi seorang simpanan. Kamu menghancurkan garis keluargamu sendiri demi seorang pelacur dan menjadi musuh dari keluarga lama. Standar penilaianmu sudah rusak. Tidak ada yang akan mengikuti orang bodoh yang dipimpin oleh nafsunya sendiri."
25.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 880 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
ASHOLE

ASHOLE

Matanya berotasi untuk melihat ke bawah, lantas saja ia mendelik. "Aahh, panass!" jeritnya meraung seraya mengelap-elap tangannya itu pada celana yang sedang ia kenakan saat ini dengan gerakan yang amat tergesa-gesa. "Dispenser, Setan!" Rio melampiaskan amarahnya pada benda mati yang tak bersalah. "Panas banget, buset," keluhnya dengan ekspresi wajah menekuk. Perlahan tangannya menuju pada bagian belakang, kemudian masuk ke dalam celah celana tanpa segan. Setelahnya tangan itu bergerak maju mundur; turun naik begitu terus. Pergerakan yang Rio lakukan secara berulang-ulang dalam durasi waktu yang cukup lama yakni sekitar 10 menitan.
102.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

"Cih! Dasar anjing keparat. Bisa-bisanya kau membuat kekacauan di sini. Sungguh kau makhluk rendahan." Mendengar itu, sang target langsung tertawa keras lalu berkata, "Apa urusanmu dengan semua ini? Bukankah kita sama? Sama-sama leak, yang menjadikan manusia sebagai makanan." Sambil berdiri dan mencampakkan tubuh korbannya ke lantai dengan batang leher yang nyaris putus. "Hmm, sepertinya kau memang buta. Hingga tidak melihat perbedaan kasta di antara kita .... "
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Fake

Fake

gerutu Laura, selepas kepergian Nuri gadis itu langsung berjalan dengan kedua tangan memegang kantung sampah penuh, sedikit kesusahan karena memang sudah dua hari sampah tidak di buang, dasar Nuri pemalas. Selesai meletakkan kantung sampah di belakang, Laura yang berniat masuk ke dalam terhenti karena suara bising. Tak menjadikan kejadian pagi tadi sebagai pembelajaran gadis itu mengulang kembali kesalahannya. Laura mendekati sumber suara karena rasa kepo luar biasa yang dimilikinya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status