Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Broken Flower

Broken Flower

Semoga saja, lukisannya nanti dapat terjual di acara galang dana sekolah dengan nilai yang tinggi. Dengan antusias ia mencari posisi duduk yang pas untuk melukis rumpun bunga mawar yang menjadi favoritnya. Namun tanpa diduga, pandangannya menangkap sesuatu yang aneh pada salah satu mawar di sana. Kening gadis itu berkerut ketika ia melihat merah pada kelopak bunga itu seakan meleleh dan jatuh pada daun sebelum meluncur hingga akhirnya meresap dalam tanah.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai flowers for algernon
Baca
+Pustaka
Perawat Mantan Napi Milik Sang Pewaris

Perawat Mantan Napi Milik Sang Pewaris

“Apa kau menyukai bunga?” Suara Alfred yang bertanya mengalihkan perhatian Floryn, gadis kecil itu tertunduk malu sambil memeluk tas berisi semua jenis pupuk bunga yang telah Alfred belikan untuknya. Floryn tidak terbiasa mendapatkan sesuatu tanpa sebuah usaha, kebaikan Alfred membuatnya sungkan sekaligus senang. “Aku memiliki satu pot bunga baby breath yang harus aku jaga sampai aku meninggal.”
9.924.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 810 kali sebagai flowers for algernon
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Tety Juniarwati Sa
Bagus sekali cerita ini, dan ini adalah Novel pertama yg membuat ku jatuh cinta, alur nya bagus, kharater Pria dan Wanita pemeran utama nya, keren, tegas dan gak plin-plan. Konfliknya jelas,. gak berbelit-belit. Gak rugi baca ini cerita. Pokoknya penulis cerita ini, keren habis
Silent Heart
Jujur, sejauh ini, ini adalah satu-satunya novel paling sering bikin mewek tapi ku baca sampai habis, gak bikin bosen, bikin penasaran, dag dig dug, mengaduk segala macam emosi. Sampai sekarang belum bisa move on. Moga ada segera ada karya baru yang bisa bikin move on...
Baca Semua Ulasan
60 Hari Pernikahan Kontrak dengan Pewaris

60 Hari Pernikahan Kontrak dengan Pewaris

Setiap hari yang berbeda, Alice selalu mendapatkan bunga yang berbeda seakan Hayes akan terus memberinya seluruh bunga yang ada di dunia ini. Namun, mengapa Hayes tidak berhenti mengirim bunga? Bukankah dia sudah tahu bahwa kini Alice sudah memiliki pilihan dan akan menikah dengan Theodor? Alice memutuskan untuk membawa bunga itu ke halaman dan menanamnya di tengah-tengah rentetan bunga lainnya karena wisteria bisa tumbuh besar menjadi pohon yang cantik. Matahari bergerak semakin ke atas ketika Alice selesai menanam bunganya dan masuk ke dalam rumah, dilihatnya Athur yang kini sudah bangun dan terlihat kebingungan karena Alice sudah membuatkan sarapan untuknya.
9.8295.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.6K kali sebagai flowers for algernon
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
putri lily
cerita bagus tidak mudah ditebak, walau kurang bnyk adegan bahagianya ketimbang sedih dan tragisnya, tapi aku suka gaya ceritanya penulis asayake ini, dan buku sbelumnya yg crta masuk ke tubuh nona muda yg gendut apa lupa judulnya itu novel yg paling bagus menurut aq
Stalviana Suthida Vendra Vendriana
Membaca untuk yg kedua kalinya. jujur saja belum bisa move one dari second male lead yang dikemas terlalu sempurna hingga membuat galau harus pilih siapa. perkembangan karakter perempuan yang tidak tahu apa-apa dan mengalami trauma berat, berjalan tidak berlebihan dan realistis.
Baca Semua Ulasan
Wildflower

Wildflower

Axel tiba-tiba muncul dan membentak Raline. "Saya cu-" "Kamu juga sudah mulai mentransfer ilmu merebut suami orang itu pada adik saya ya? Berani-beraninya kamu merusak mental adik dan mengusulkannya merayu suami orang di saat suaminya sendiri sedang koma!" Astajim! Lily langsung kicep. Kakaknya kalo dalam mode wajah perang begitu, lebih aman pasang wajah innocent saja. Maaf ya Mbak Raline, kali ini aja Lily jadi pengecut dulu.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 887 kali sebagai flowers for algernon
Baca
+Pustaka
FLOWIE

FLOWIE

ucap Alvian bersungguh-sungguh. === Alvian dan Flowie berjalan dalam keheningan. Mereka tampak larut dalam pemikirannya masing-masing. “Kau hanya membeli 1 tangkai mawar merah?” tanya Alvian memulai perbincangan, ia menoleh untuk melihat wajah wanita tersebut. Flowie tersenyum, “Aku hanya sedang tidak ingin beli apa-apa. Jadi aku beli saja ini,” jawab Flowie sambil memperhatikan mawar yang sudah ada di tangannya.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai flowers for algernon
Baca
+Pustaka
Her Four Possessive Wolves

Her Four Possessive Wolves

"All I know is that she must be stupid to not accept you." "You say it as if she even knows I adore the very ground she walks on." I laughed bitterly. Alvara watched me from the corner of her eye. Tenderly, I stroked the flower in my hand. The petal felt soft, fragile. But hundreds bloomed around us. They were Savanah's favorite flower as well. I had planted these for her upon my return. To say sorry for my absence. "Is this why you joined me in the garden?" Alvara asked, letting her arms fall freely to her sides once more. Curiosity peeked through her irises.
9.3218.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai flowers for algernon
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Alexandria Christi
Her Wolves Series in order 0.5.Her Original Wolf (Lore) (Soon) 1.Her Four Possessive Wolves (Complete) 2.Her Six Arrogant Wolves (Complete) 3.Her Four Cruel Wolves (Complete) 4.Her Three Dominant Wolves (Ongoing) 5.Her Two Proud Wolves (Coming November) 6.Her Six Possessive Wolves (Coming next year)
EveeJ
Great story & characters, & absolutely loved the style of writing - broken/fragmented sentences that drive action & thoughts, so unique! Wish I wasn't left asking about some open-ended plotlines (Desert Sun, king's heirs, Felix, Albert & Mariposa, etc.), but assuming sequel books will address them?
Baca Semua Ulasan
Mr. Pamperer and His Wily Woman

Mr. Pamperer and His Wily Woman

They had asked Anne to come but she flinched, making the excuse that she was tied up at work. Alana had brought a bouquet of lilies and handed it to Jean with an avuncular smile on her face. “I am so glad that you are discharged today. Your dad and I will take you home. You don’t know how happy I was when I knew that you have finally thought it through—” Jean interrupted her. “The flowers are beautiful, but not my cup of tea. Remember to send me red roses next time.” She threw the lilies on the table. A crack appeared in Alana’s smile.
9144.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai flowers for algernon
Baca
+Pustaka
FALLING IN LOVE AGAIN

FALLING IN LOVE AGAIN

There is it again, his stupid smile. Althea could not bear looking at him, she looked down and signed the paper with difficulty. She didn't want to crush the flowers between her body and arms, but she couldn't help it. It was, after all, stupidly big. She wanted to hand the flowers to him for a while but she decided against it. Who knows what kind of stupidity will enter his mind again? 'How much money did they spend on this?' She can't help but wonder. She doesn't have any idea who in the world gave her these flowers so early in the morning.
9.724.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 723 kali sebagai flowers for algernon
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
If Veen
The best part of your story is Characterization and language❤. The plot twist is amazing, For a moment a/f 1st chapter I thought she will find another nicest man, but you changed the entire scenario. So unimaginable twist. I hated Tyler in 1st chapter, but now chapters later I kind of love him.
H. WARD
it's a cute story, only the jumping around time frame can get a little confusing. I think a note at the top of each chapter that mentions *present* or *flashback ___ years* would be beneficial for the reader. Other than that. I really like the story and am looking forward to updates:)
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status