TERPAKSA
Hello Veyjam setengah 8 paginanti pukul 1 dia menemui akudi sampingku
“maaf aku sudah berbohong padamu hari ini”
Bagas melepas genggam tanganku dan menatapku tanpa berkedip. Tak ada kata yang bisa aku pilih, aku memeluk sosok didepanku.
“Hari ini aku merasa sangat benci padamu kak, sebelumnya kamu sengaja menghindar padaku dengan waktu yang lama, tapi aku tau itu adalah salahku yang terlalu memaksa hal yang tidak kamu mau. Aku sadar jika aku terlalu memaksa, aku putuskan untuk telpon dan minta maaf padamu, berharap hubungan kita kembali walaupun kamu tetap tidak mau menerimaku. Ditelpon aku mendengar suara laki-laki dia bilang kamu sedang tidur bersamanya. Aku batal ikut kompetisi dan hanya duduk melihat teman-teman berlatih sore tadi, aku sudah tidak mau lagi
Beliebte Kapitel