Membalas Mertua dan Suamiku
Wajahnya teduh dan senyumnya terlihat sangat tulus.
“Ini, Yah. Ini istrinya Agam yang Ibu cerita,” jelas perempuan itu pada sang suami.
Pria itu lekas duduk di kursi yang berlawanan denganku, tepat di bawah foto keluarga. Beliau menghela napas beberapa kali, lalu berdehem.
“Ibu duduk juga, temani Adek ini,” pinta pria tersebut sembari membenarkan sarung. Tampilan Pak Ustadz sudah sangat rapi, sepertinya hendak ke masjid.