PERFECT HUSBAND
Queen Lathiistri susah diajak berhubungansedikit cemas banyak rindunyakering sudah air matakucerita meremas susu pacar
“Ya kamu benaar Zura, papa perfect husbandya mamah,’’ucapku, dua wanita itu tertawa renyah, hingga Zurra beranjak kebawah menemui Azzam. Kembali aku menoleh pada Ina dengan senyum hangat.
“Ayo sayang, aku dah siapin sarapan, ayo turun.’’ujarnya aku berdiri dan membawa pinggangnya mendekat padaku, sedikit Ina terkejut dengan membulatkan mata,
“Coba katakan lagi tadi kamu ngomong apa?”tanyaku sejenak Ina berfikir.
“Yang mana?’’
“Yang barusan?”ucapku lagi. Dia tersenyum simpul dan berkata.
“Oh itu , papa perfect husbandnya mama.”singkatnya, aku tersenyum manis dan sedikit memencet hidungnya.
“Gombalnya kebangetan.’’guyonku dengan gemes, Ina terkekeh dan berkata.
Beliebte Kapitel