Dokter Tampan di Pavilliun
Yuniartinoordi atas ranjang dokter 21 tamatlorong rumah sakit malam haridada tengah sakit seperti ditusuktangan diperban berdarah
Ageeza beranjak keruang Tv karena sudah malas harus berdebat lagi.
"Dod, kalau Geeza sudah pergi begitu, marah dia." Bang Gaza memberi tahu.
"Marah, Bang? Gue kan cuma nanya boleh apa enggak beli mobil, kok marah,"
"Cewek mah emang rumit, samperin gih! Kalau gak boleh beli mobilnya minimal lu bisa koleksi miniaturya nanti," hibur bang Gaza.
"Ide bagus, Bang. Gue samperin dulu Geeza sekarang."
Beliebte Kapitel