Kepergianku Membuatnya Gila
Saat kucoba lagi, nomor itu sudah tidak terdaftar.
Di saat aku putus asa, ponselku tiba-tiba berdering.
Terdengar suara Bibi Iza yang kukenal, dia bicara sambil terisak, "Tuan, maafkan aku .... Andai hari kebakaran itu aku menunggumu pulang, Nyonya nggak akan celaka .... "
Dia menangis sambil terus menggumamkan kata maaf, tapi aku menangkap ada yang tidak beres dari perkataannya, lalu bertanya dengan ragu, "Apa maksudmu?"