Perempuan Terlarang
athena_vivianistri menangis karena perkataan suamikisah istri dibenci keluarga suamiistri minta duluan suami menolakistri menangis karena mertua
"Heh, lepaskan anakku, perempuan terlarang! Perempuan pembawa sial! Jangan sampai anakku tertular nasib sialmu! Sekarang cepat pergi dari sini! Bawa pergi juga anakmu! Aku tak 'kan pernah menganggap anak itu bagian dari keluarga Khaidir, sampai kapan pun!"
Akhirnya, dengan berat hati, Danisa beserta sang buah hati tercinta pergi meninggalkan kediaman sang suami di tengah udara dingin dan malam yamg pekat. Seakan tahu apa yang sedang dirasakan oleh sang bunda, Alena, sang buah hati tercinta masih tampak terlelap tidur dalam dekapan hangat Danida fi atas kursi roda.
Beliebte Kapitel