Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

“Halo, Ma. Eee Xyro sekarang sudah di Jakarta. Kata Tante Ayu Mama lagi di Surabaya ya?” “Iya, Mama tinggal bersama Tante Maya ini. Kamu kapan tibanya?” “Baru aja nyampe sih, Ma. Oh ya Ma, ada yang ingin Xyro beritahu. Eee... tapi nanti saja deh sekalian Xyro mampir di situ,” ucap Xyro. “Ada apa sih, buat Mama penasaran saja. Katakan sekarang saja, apa itu? Sepertinya penting deh.”
1053.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai halo mama
Baca
+Pustaka
Perfect Younger Husband

Perfect Younger Husband

Yang menghubunginya hanyalah sang mama. Rylan mengembuskan napasnya pasrah. Jika banyak orang seperti ini tentu saja dia akan kesulitan untuk bertanya pada dokter perihal mual Retta yang tidak terasa saat setelah melakukan hubungan suami istri. “Halo, Sayang.” Mama Stella menautkan pipinya. “Halo, Ma.” Retta tersenyum seraya menerima tautan pipi sang mama. Kemudian dia beralih pada kakaknya. “Kamu tidak mengabari jika akan ikut.” Dia bertanya seraya menautkan pipi.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai halo mama
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Kali ini, nama Mama tertera di layar. Galan memandangi nama itu lama sebelum mengangkat. "Halo, Ma." "Galan," suara ibunya terdengar lelah, "Mama udah baca beritanya. Semua orang di kampung juga udah tau." Galan memejamkan mata. "Ma, maaf—"
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai halo mama
Baca
+Pustaka
SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

Rasa lapar yang tadi menyerangnya, seketika hilang begitu Mama telah memprediksi sendiri penilaiannya. Arlando yang sedang berbaring melihat istrinya masuk menggerutu bicara sendiri membuatnya heran. "Kenapa dia, datang-datang mukanya ditekuk begitu?! Kayak orang kesambet bicara sendiri." Sekilas Qeiza melihat Arlando, tubuh mungilnya dihempaskan ke sofa. "Apaan sih Mama ini, bikin kepalaku pusing saja! Hamil dari Hongkong! Bagaimana bisa hamil, aku sama Arlando tidak pernah melakukannya. Aku masih perawan! Ada-ada saja Mama ini!"
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai halo mama
Baca
+Pustaka
Hello Mommy

Hello Mommy

Mama Lyra menanya pada Ghea. “Tidak, Ma.” Ghea menggeleng. Sejak hamil memang normal saja, tidak sama sekali ada keluhan. Sejak pendarahan pun tidak ada lagi kejadian yang sama. “Baiklah, ayo kita lihat.” Mama Lyra segera berdiri dan menuju ke tempat USG.
9.961.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai halo mama
Baca
+Pustaka
Penyamaran Saudara Kembar

Penyamaran Saudara Kembar

Tertera nama 'Mama' di layar. "Halo, Assalamu'alaikum, Anak-anak Mama!" seru Bu Dian dengan riang. Di sebelahnya, Pak Doni melambaikan tangan dan tersenyum kecil. "Wa'alaikumsalam. Halo, Ma. Apa kabar?" Kintan menjawab lebih dulu. Dia mengarahkan kamera ke Hazel yang sedang mengunyah alpukat dengan mata setengah terpejam.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai halo mama
Baca
+Pustaka
Rembulan dalam Dekapan Langit

Rembulan dalam Dekapan Langit

Tadi, Rara adalah orang terakhir yang keluar. Ponsel dalam kantong tote bag milik Bulan, bergetar. Nama mamanya tertera pada layar. Ternyata, meskipun pemaksa, egois, dan tidak pernah bisa dibantah, naluri keibuan sang mama tetap kuat pada Bulan. Dia menelepon Bulan di saat yang tepat. “Halo, Ma,” sapa Bulan setelah dengan terburu-buru menghapus air matanya.
783 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai halo mama
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

“Hikss,, Mama minta maaf, nak! Mama…” “Sstt.. Mama kenapa minta maaf?! Mama tidak ada salah apapun ke Melody!” Melody ikut berlutut menyamakan tubuhnya dengan sang Ibu. Ia paling tidak bisa melihat orang tuanya bersedih, apalagi menangis karenanya. Melody mengusap air mata yang membasahi kedua pipi Ibunya dengan lembut. “Mama kenapa nangis, hm? Ini kan hari bahagia Melody.”
808 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai halo mama
Baca
+Pustaka
Helminawati Pandia
Salam jumpa lagi para reader tercinta, mohon dukungannya untuk cerbung baru saya. Benalu Di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK season 2. Mohon rate bintang lima dan sumbangan GEM nya untuk perbaikan performa Cerbung ini. Semoga suka ya.
Lisa Luciana
seperti ada bagian2 yg menguap ga jelas. seperty bodyguard yg ketemu an sama Dewa, gimana kelanjutannya. Video mesum sonya dan Fajar yg berhasil di dapat Raja, juga ga jelas ujungnya sampai sekarang Deva masih ga tau kenyataan sebenarnya. cerita lompat2 jadi ga jelas
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status