Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PUTRI PENGUBAH TAKDIR ELYSIA

PUTRI PENGUBAH TAKDIR ELYSIA

Skenario terburuk nomor berapa lagi ini yang harus kualami? Setiap degup jantungku terasa bak genderang perang yang memompa adrenalin hingga ke ujung jari-jariku yang dingin. Aroma amis dan busuk yang menyengat, khas predator lapar yang sudah berhari-hari tidak makan, menusuk hidungku dengan kejam. Ugh, parfum Grimwolf ternyata sebusuk ini. Air liur kental menetes dari taring-taring mereka yang panjang dan runcing, berkilauan mengerikan di bawah sinar bulan yang temaram.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai harrowing
Baca
+Pustaka
Hasrat yang Mematikan

Hasrat yang Mematikan

Aku sudah lama mengalami frustrasi seksual hingga hormonku tidak seimbang. Jadi aku pergi ke salon pijat yang direkomendasikan temanku, berharap bisa sepenuhnya menyembuhkan kekosongan fisikku. Ketika tangan besar dan panas tukang pijat pria muda dan berotot itu menyentuh tubuhku, aku merasakan hasrat yang lebih membara di dalam diriku, mengancam untuk menghancurkan akal sehatku.
19.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 736 kali sebagai harrowing
Baca
+Pustaka
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Gelombang amarah yang besar menerjangku, tetapi tubuhku yang lemah tidak mampu menahannya. Tiba-tiba, rasa sakit tajam seperti sobekan menjalar di perutku. "Ah .…" Aku membungkuk kesakitan saat darah mulai merembes membasahi seprai. "Kayla!" teriak Reyhan. "Panggil dokter! Sekarang!" Dokter Willi bergegas masuk. Begitu melihat darah itu, dia langsung memberi perintah dengan cepat.
25.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 628 kali sebagai harrowing
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Mati kedua kali. Hara bergerak seperti bayangan. Pisau sabitnya berkilat di bawah cahaya biru dari menara. Dia menari, tubuhnya lentur dan lincah, serta gerakannya dilandasi ketakutan yang sudah berubah menjadi insting. Setiap tebasan meninggalkan luka menganga, tapi Hara tahu: ini bukan soal membunuh. Ini soal membebaskan.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai harrowing
Baca
+Pustaka
Pendekar Cincin Giok

Pendekar Cincin Giok

Tiba tiba saja kepalanya terasa seperti tersambar petir. Ingatan ingtan aneh muncul didalam kepalanya. Bumi berguncang memuntahkan larva merah, darah darah menghiasi penjuru kota. Pepohonan tumbang diterpa oleh angin tornado yang amat besar. Manusia sujud tak berkutik akan bumi yang marah pada mereka. "Ah tidak ingatan apa itu," teriaknya histeris. Bum... Tiba tiba saja ledakan tercipta dari tempatnya berada. Tangan yang digigit oleh harimau putih itu kembali lagi seperti semula.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai harrowing
Baca
+Pustaka
VAMPIRES UNITED

VAMPIRES UNITED

Letupan-letupan cepat yang susul-menyusul dengan suara benda-benda berat berjatuhan dan hancur. Hara tersentak ketika suara bising dan cahaya nyala-padam itu mendekat ke pintu yang dijaganya, namun berangsur kegaduhan itu mundur menjauh. Hara bersama kelompoknya tak bisa lagi berkonsentrasi pada pintu yang dijaganya ketika teralis dua jendela kembali dicecar oleh tubrukan para vampir yang menggila. Dengan parang terhunus—hap! hap! hap!—ia menusuki para vampir melewati celah-celah teralis.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai harrowing
Baca
+Pustaka
HARMONY

HARMONY

harmony 51 ** Cecan Harmony Yuni: “Guysssss, astagaaaa” Yuni: “Breaking news!!!!!” Yuni: “@Laura” Sarah: “@Laura” Mia: “@Laura” Siska: “@Laura” Vina: “@Laura” Siska: “Yang dibilang anak-anak bener ya?” Yuni: “Gosipnya udah nyebar ke anak kelas dua belas anjir”
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai harrowing
Baca
+Pustaka
Nightmare

Nightmare

“Udah beberapa hari ini gue nerima teror yang isinya bangkai tikus, darah dan bahkan ancaman supaya gue mati. Isinya persis kaya yang pernah gue liat di laci meja, lu, Dev.” Sarah menunjukkan beberapa kertas yang bertuliskan ‘KAMU HARUS MATI’ padaku juga Satria. Satria mengambil alih kertas itu, “Terus kenapa lu ga cerita sama kita bertiga? Jadi kan kita suudzon sama lu.” Sarah yang ditatap hanya mampu menundukkan matanya. Tak dapat dipungkiri bahwa tatapan Satria masih saja mengintimidasi. Tajam dan menusuk.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai harrowing
Baca
+Pustaka
Safe Haven

Safe Haven

Teddy memasuki mobilnya dan beranjak menyetir ke luar dari pekarangan rumahnya yang kini tidak lagi terasa seperti rumahnya. Teddy menyetir entah kemana, yang ia tahu ia harus pergi dari rumah tersebut. Ia terus menyetir... Dan menyetir.. Menjauh... Dan menjauh. Sampai ia merasakan.. air mata jatuh di pipinya. (Flashback ends) Valen memperhatikan wajah Teddy selama ia menceritakan tentang masa lalunya, wajah Teddy terlihat penuh rasa sakit dan kecewa dan Valen bersimpati kepadanya.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai harrowing
Baca
+Pustaka
Shadow

Shadow

Tatapannya masih pada halaman sekolahnya yang banyak murid lalu lalang. _____ Pencerminan terhadap sumbu x adalah A, pencerminan terhadap sumbu y adalah B dan rotasi 180° terhadap puasat O adalah H. Tentukan matriks B(A(HA)). (UMPTN ’90) "Ada yang bisa jawab?" tanya Pak Harry--Guru Matematika-- setelah menulis soal di papan tulis. Kelas hening. Tidak ada satu murid pun yang menjawab termasuk Mauryn yang sedang badmood untuk melakukannya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai harrowing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status