Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Lembah Iblis

Pendekar Lembah Iblis

Sesaat muntah darah, lalu kemudian diam tak bergerak. “Dia mati!!!” satu temannya yang berusaha menolong kaget karena tubuh laki-laki yang menyerang Bixi sudah kaku. “Brengsek! Serang orang-orang dari Lembah Iblis!!!” dan sisa 2 orang lagi langsung menyerang Bixi. Bixi tetap tenang, lalu ketiga senjata tombak dan pedang bergerak, tangan Bixi sekali lagi berputar, kali ini dua-duanya. Angin tercipta dari tangan tersebut, lalu kedua orang tersebut terhisap. Dan kemudian keduanya mental, muntah darah dan langsung terjatuh meregang nyawa. Bixi mengusap lengan bajunya dan bergumam sendiri, “Aduh, rusak bajuku…”
1028.8K viewsOn holdAdded to Library 691 Times as hellbent
Show Reviews (14)
Read
+Library
Langit Biru
hai teman semua\^^/ senang bisa menulis sebuah cerita silat. cerita yang sudah aku buat sejak tahun 2004, cuma belum sempat kuselesaikan karena kesibukan. aku berencana menyelesaikan novel ini disini, menyajikan petualangan seru tentang para ketua muda dari lembah iblis. selamat menikmati\^^/
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
HEAVY

HEAVY

Renata yang duduk disebelahnya sampai mendesis saat mendengar suara cempreng milik Wenda yang mengalahkan dentuman musik EDM. Seorang pemuda dengan tampilan bad boy, maksudnya, pemuda dengan kaos putih polos yang dilapisi jaket kulit, dipadukan riped jeans. Pemuda itu melangkah menghampiri Wenda dan Renata. "LO NGAPAIN DI BALI?" "HAH, AKU INI LEBIH TUA DUA TAHUN DARIMU, YANG SOPAN!" Wenda memukul kepala pemuda itu hingga membuatnya mengaduh kesakitan.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as hellbent
Read
+Library
Dark White

Dark White

Pria itu menarik kursi kerjanya dan mulai mengetikkan sesuatu di keyboard laptopnya. “Tapi apa yang membuatmu melanggar prinsipmu sendiri?” Bagi Hendry melihat Allen mengambil kasus selebritas lebih sulit daripada mempercayai mitos horor. Ia tahu persis Allen tidak pernah suka berurusan dengan agensi di dunia entertaiment. “Ada sesuatu yang mengganggu pikiranku,” ucapnya sambil terus menatap layar laptopnya.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as hellbent
Read
+Library
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Elvita memelas. "D-duh, gimana ya, Tan... aku... aku nggak tau." Helena kukuh masih ingin menyembunyikan Naira sesuai janjinya pada sang sahabat. "Bohong! Kamu bohong, Helena!" Mendadak suara teriakan Bastian terdengar Helena. Helena tak tahu kalau sejak awal, Elvita mengaktifkan mode loud speaker sehingga Bastian bisa ikut mendengar.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as hellbent
Read
+Library
Keluarga Beracun

Keluarga Beracun

Tidak, mungkin aku salah, rambutnya Imron hitam, sementara dia rambutnya dicat dan dibentuk ke atas, sebagai ciri khas anak punk. Mereka mulai mendekati mobilku, aku pun sedikit membuka kaca jendela dan mengulurkan uang kepada mereka sambil memastikan apakah itu benar Imron atau bukan. Dan ternyata aku benar, itu Imron. Penampilannya sungguh tidak terurus. Muka kelihatan gelap karena sengatan matahari, badan kurus, mata cekung dan masih banyak perubahan dalam diri Imron.
17.4K viewsCompletedAdded to Library 435 Times as hellbent
Read
+Library
Bloody Girl

Bloody Girl

tanya pria tersebut. Awalnya Haeun memang menyebarkan tempat ini dengan nama aneh tersebut. Ia memasarkan toko tersebut di sebuah website penyalur jasa berupa bodyguard. Tapi pada suatu hari ada beberapa orang yang memintanya untuk menjadi pembunuh bayaran. Mereka bahkan memberikan bayaran yang sangat besar. Ia yang memang membutuhkan uang pun menerima pekerjaan kotor itu. Akhirnya ia mulai terbiasa dengan pekerjaan gandanya tersebut. Haeun yang mendengar itu pun langsung bangun dari kursinya. Ia menyembulkan kepalanya keluar dan melihat tamunya tersebut.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as hellbent
Read
+Library
Here To Hurt You

Here To Hurt You

Dokter Arsen yang tengah menunggu lift turun, Chintya terus mencuri pandangan pada Arsen. Chintya menekan tombol lantai 1 menuju lobi bersamaan dengan Arsen. Ia juga memperhatikan seragam yang dikenakan Arsen dan membaca kartu identitas yang ada di atas saku jas dokter. "Arsenio Ivander Kei" gumam Chintya yang terdengar oleh Arsen, pria itu meliriknya tajam. "Maaf aku tidak sengaja membaca nama dokter" ucap Chintya dengan ramah.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as hellbent
Read
+Library
SINNER

SINNER

El coba mendeskripsikan buku aneh itu pada otaknya; buku itu memiliki tampilan depan yang timbul, seluruh bukunya berwarna hitam dengan tulisan putih dan merah pada beberapa lembar yang ia buka, dan sebuah bentuk yang menurutnya tidak asing. “Ini apa? sepertinya tidak asing.” El menunjuk pada tengah buku yang memperlihatkan bentuk bintang hijau dengan permata asli di tengahnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as hellbent
Read
+Library
Dear Helva

Dear Helva

kata Steven sambil berbalik membelakangi Helva yang terpaku pada bukunya, terdapat tanda tangan di atas tanda tangan Lisa, si dewi kematian. Harri Steven, Ekonomi. Hanya itu, tanpa embel-embel panggilannya sebagai pangeran, simple sekali. Desty dan Maria bergegas menghampiri Helva yang masih menatap nama Steven yang tertulis rapi di bukunya. Dia tidak tahu apa artinya.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as hellbent
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status