Cinta yang dihutangkan
Ayunira hadir di hadapannya, mengenakan gaun pengantin tanpa lengan dan kerah karena itu bergaya sabrina, dengan rok yang mengembang bagaikan putri dari negeri dongeng, serta rambut yang disanggul lumayan tinggi seperti Cinderella.
Pria yang pelupuk matanya terbuka lebar dengan pupil ungu ametis miliknya membesar itu sepertinya tidak sadar, bahwa pipi tirus pembalut rahangnya yang tegas itu perlahan mulai memanas, dan mengubah warna kulit putih bak gelinciran mutiara miliknya, menjadi merah lembayung di ufuk barat.
“Apakah Anda menyukai penampilannya sekarang?” Tanya pemilik butik itu sekali lagi, yang pada akhirnya berhasil membuyarkan lamunan Kenan dalam sekejap.
Hot Chapters