Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan
Ternyata payudara Merry palsu!
Pantas saja rasanya begitu aneh.
"Merry, kudengar Morgan sudah bercerai dengan istrinya. Jadi kapan dia bakal menikahimu?"
"Huh, dia mau menikahiku, tapi aku belum tentu mau menikah dengannya!" Merry mencibir dingin. Bibir merahnya mengembuskan lingkaran asap, sementara suaranya terdengar dingin dan meremehkan. "Kalian nggak baca berita? Perusahaannya sudah bangkrut. Dia sudah bukan lagi presdir sebuah perusahaan. Dalam keadaan seperti itu, menurut kalian aku masih mau menikah dengannya? Dulu aku merayunya karena dia setia kawan, punya uang, dan bersedia bertanggung jawab kepadaku serta anakku. Tapi siapa sangka, semua yang dia miliki ternyata diberikan sama Ad