Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Abangku

Istri Abangku

Penat, lelah, dan pegal pipi karena terus saja berbicara saat melakukan promosi sama sekali tidak membuatnya patah semangat atau mengeluh. Ditolak, sering. Diabaikan apalagi. Namun ia tetap berusaha. Tak pantas rasanya mengeluh, saat kita masih melihat ada orang yang berada di pinggir jalan dalam keadaan fisik tidak sempurna, sedangkan kita masih kuat dengan keadaan tubuh sempurna untuk mencari rejeki.
1019.7K viewsOn holdAdded to Library 730 Times as janganlah mengeluh
Read
+Library
Pesanku di Grup Chat Keluarga Tak Pernah Dianggap
Read
+Library
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Ia hanya menganggukkan kepalanya. "Saya mengerti kalau kamu sedih, bingung dan mungkin marah. Luapkan saja semua perasanmu. Kamu boleh menangis, boleh berteriak. Namun jangan lupa, bangkit juga merupakan hal yang wajib kamu coba. Tidak ada gunanya berlarut dalam duka. Kamu orang beriman bukan? Harusnya kamu percaya pada apa yang Allah janjikan. Betapapun sulitnya masalah hari ini, pasti digantikan dengan sesuatu yang lebih baik esok hari." Seperti tadi, Keira tidak menjawab. Ia hanya menganggukkan kepalanya. Tetap dengan posisi masih meringkuk nyaman dalam pelukan Rasya.
1091.3K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as janganlah mengeluh
Read
+Library
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Ketika berduka, jangan terlalu larut dalam kesedihan. Pun sebaliknya, ketika berbahagia, jangan terlalu senang dan mengumbar kesenanganmu. Hidup terus berputar, roda tak selamanya di atas maupun di bawah. Semangat dan jangan terombang-ambingkan oleh arus. *** Ella merasa puas atas keberhasilan rencananya. Usaha Andina bisa dia hancurkan dalam sekejap mata. Bahkan dengan tangannya sendiri.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 365 Times as janganlah mengeluh
Read
+Library
Jangan Sesali Kepergianku

Jangan Sesali Kepergianku

Setelah apa yang terjadi semalam… Kenapa baru hari ini… Air mataku jatuh lagi. Ada ribuan jarum yang berdesakan untuk menembus jantungku, terasa sesak, pedih dan tak tertahankan. Andai saja aku tak menuruti Mama dan membongkar kedok ini sejak awal, aku pasti tak akan kehilangan kehormatanku… “Itu semua nggak penting,” balas Javran, tanpa menatapku. “Nanti setelah kita sampai di Jakarta, sebaiknya kamu langsung beresin barang-barang kamu dan segera angkat kaki dari rumahku.”
102.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as janganlah mengeluh
Read
+Library
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

Irish sudah bahagia bersama keluarganya, walau Irish masuk dalam keluarganya juga. "Mama tahu nggak? Saat orang punya masalah, mereka nggak butuh kata-kata sok bijak yang bikin muak kayak gitu. Mereka hanya ingin tenang, walau sekarang seperti tak ada solusi." "Galen! Mama bicara kenyataan, bukan Mama mau sok bijak, tapi kamu harus yakin. Jangan lembek! Jangan lemah, kamu boleh bersedih hari ini, tapi bukan berarti terus-menerus bersedih, nggak gitu konsepnya. Hari ini kamu boleh jatuh, tapi merangkak lah pelan hingga kamu bisa berlari secepat cheetah, walau harus terjatuh dan tersandung berkali-kali."
1042.0K viewsCompletedAdded to Library 966 Times as janganlah mengeluh
Read
+Library
Dia Putriku

Dia Putriku

"Tunggulah dengan tenang dan jangan banyak protes." Salam hangat dari author kece^_^
1010.4K viewsOngoingAdded to Library 396 Times as janganlah mengeluh
Read
+Library
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

“Gimana kalau… daripada nunggu bencana, kita fokus mencegah?” “Caranya?” “Dengan ngomong kalau lagi frustrated, bukannya diem dan nyimpen dendam. Dengan jujur soal apa yang kita butuhin. Dengan milih satu sama lain setiap hari, bukannya saling cuek.” “Kedengarannya gampang banget.” “Bukan gampang. Tapi simple.” “Apa bedanya?” “Gampang itu nggak perlu effort. Simple itu jelas, tapi tetep butuh effort.”
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 494 Times as janganlah mengeluh
Read
+Library
MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

“Sebaiknya Kakek tidak usah mengeluh, jangan menyesali sesuatu yang telah terjadi, dan jangan pula mengkhawatirkan sesuatu yang belum tentu terjadi.” Tiga puluh menit mengeluh bisa merusak otak yang tidak hanya bagi pembicara, melainkan juga bagi pendengar. Begitulah riset mengungkapkan. “Berdamailah dengan masa lalu dan percayalah dengan masa depan selalu baik,” tutur Alexander berusaha bijak tapi tidak memberi kesan menggurui. Dia tahu sedang bicara dengan siapa. Sebisa mungkin dia tetap baik dan merendah.
8.527.8K viewsOngoingAdded to Library 583 Times as janganlah mengeluh
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status