Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

"Jo, jalan-jalan yuk?" ajak Risa. Saat sunset tiba biasanya menjadi momen tepat untuk berjalan santai sembari bermanja ria dengan pasangan. "Ke?" "Pantailah. Lihat sunset. Ya?" Risa memeluk manja Jo yang masih asik duduk sambil bermain hape dari belakang.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Yang penting ia merasa senang berhasil lepas dari kecanggungan yang sempat tercipta di antara mereka. Selesai mandi, Gianna berencana ingin menenangkan diri dengan memenuhi ajakan Amisha dan Zain untuk ikut bersama mereka, menikmati indahnya sunset di pantai Ancol. Awalnya ia menolak lantaran tidak ingin menjadi obat nyamuk bagi pasangan yang sedang dimabuk asmara itu. Namun, akhirnya ia setuju karena Cecilia juga ikut serta. “Lo, Gia … mau ke mana?” tanya Sonny ketika Gianna sedang mengunci pintu apartemennya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Sebening Senja

Sebening Senja

Masih ada rapat lanjutan besok pagi untuk menentukan keputusan anggaran tahunan, sebelum kembali ke Balikpapan sore harinya. Malam ini, Senja sengaja meminta izin pada rekannya untuk keluar sendirian. Menjelajahi kota Istimewa yang meninggalkan banyak kenangan di benaknya. Menyusuri jalan yang pernah ia lewati bersama gadis misterinya dulu--Bening. Sampai saat ini ia masih tidak mengerti kenapa belum bisa mengenyahkan bayangannya. Terkadang ada rasa menyesali sikapnya yang tidak berani untuk mengatakan perasaan pada Bening. Namun, sekarang waktu sudah berlalu begitu jauh tertinggal. Bagaimana menemukan dia kembali? Sedangkan menghubunginya saja tidak pernah. Bahkan saat mengganti nomor ponse
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Menyisakan kaos tanpa lengan ketat. “Kau harus menikmati hari-harimu di sini,” ucap Jasmine yang kini sudah berganti dengan kaos kebesaran dan celana pendek. Rambut pirangnya yang tadi tergerai, kini tergulung rapi. Ia ikut duduk di samping Jane dan pandangan mereka terarah ke luar jendela. View-nya benar-benar tepat. Mereka berdua terdiam, pikiran-pikiran aneh yang tadi melayang-layang di kepala Jane juga menghilang ketika wanita itu mengagumi betapa indahnya sunset di tempat itu. “Tempat ini begitu indah dan menenangkan,” gumam Jasmine dan dalam diamnya, Jane mengiyakan ucapan temannya tersebut.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

“Aku lebih suka mentari terbit, tetapi kau ternyata lebih memilih mentari pamit” "Memandang senja terkesan berbeda, terutama kala sewarna jingga mempesona ditemani salah satu film favorit Alana, 'Meet Me After Sunset.'” yang memberi kesan berbeda dalam memandang senja. Kalimat indah yang selalu teringat adalah tentang matahari.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

"Sunset-nya di sana, Reiner. Kenapa memandangiku terus dari tadi?" Reiner tersenyum kecil. "Kamu dan sunset sama-sama keindahan yang diciptakan Tuhan, Jasmine," ujar Reiner dengan suara pelan. "Kamu mengagumi sunset, dan aku mengagumi kamu. Sama-sama saling mengagumi ciptaan Tuhan yang paling indah, bukan?" Jasmine mendadak tergagap. Pipinya yang semula sudah merah, kini semakin memerah. Ternyata selain rasa pedas, mulut Reiner bisa mendadak jadi sakarin yang manisnya tidak kira-kira.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status