Pembalasan Dendam yang Munafik
Pak Willy berjuang untuk bangkit berdiri dan bersujud di depanku.
Dengan tangan gemetar, dia mencengkeram ujung celanaku dan menatapku dengan tatapan memelas.
"Janice, tolong jangan lakukan hal ini."
"Aku tahu dia melakukan banyak kesalahan, tapi asal muasal semua ini karena aku."
"Kamu balas dendam saja padaku. Tapi Janice, kamu harus ingat, kalau bukan karena kami, sekarang kamu akan tetap menjadi anak yatim piatu yang terintimidasi."