Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

🔥🔥🔥 Malam satu suro. Abi belum turun dari musola sejak selesai salat isak tadi. Malam suro biasanya memang dimanfaatkan mereka yang beraliran hitam untuk mengasah ilmu mereka. Selain memandikan petuah, mereka-mereka yang memiliki kekuatan hitam biasanya akan menyerang lawannya. Karena itulah Abi juga sudah menyiapkan diri.
1076.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai jerit malam
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Dokter Miliuner

Cinta Sang Dokter Miliuner

Malam Panjang Pagi hari, jam menunjukkan pukul lima pagi, Radit sudah bangun, duduk di lantai beralas karpet tebal yang tadi dia gunakan untuk tidur. Dia terlihat memandangi Devon yang tidur dengan mendengkur, lalu Raya yang memakai bantal kursi sebagai pengganjal kepala. “Terimakasih, sudah membuatku merasakan menjadi manusia biasa, pada umumnya yang selalu bahagia,” gumam Radit dalam hati.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai jerit malam
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Mereka tidak perlu tahu yang sebenarnya terjadi, pikirnya, mencoba untuk tetap tenang. "Ah, biasa saja," jawab Gracya sekenanya. “Shift malam sama aja kayak shift lainnya, kok. Malah kadang terasa lebih sepi, ya kan?” Rita mengangkat alis, lalu tertawa kecil. "Bohong tuh kamu, Grace! Katanya sih, ada cerita tentang lonceng kematian yang kedengarannya cuma waktu shift malam. Kamu pernah dengar nggak, sih? Yang katanya kalau dengar suara lonceng di malam hari, bakal ada yang meninggal?”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai jerit malam
Baca
+Pustaka
Di Balik Tirai Malam

Di Balik Tirai Malam

Wanita itu mengangguk kecil, mengundangnya untuk mendekat. “Selamat datang di Tirai Malam,” suara Celeste terdengar, lembut namun tajam, memecah keheningan. “Malam ini, kita tidak hanya memakai topeng. Kita juga akan melepaskannya, satu per satu.” Para tamu saling berpandangan, beberapa terlihat gelisah. Arden tetap diam, mencoba memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi.
772 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai jerit malam
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Dengan Sahabat

Malam Pertama Dengan Sahabat

Menjadi kesempatan bagi Andini untuk mencari tau sesuatu yang terus membuatnya kepikiran. Andini mulai mengetikkan kalimat di kolom pencarian g****e. Apa yang harus disiapkan perempuan untuk menghadapi malam pertama? 1. Siapkan hari dan mental 2. Lakukan perawatan 3. Siapkan kamar yang seromantis mungkin 4. Siapkan baju seksi "Apaan, nih, baju seksi segala? Masa mau pakai baju kurang bahan?" gumam Andini pelan.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai jerit malam
Baca
+Pustaka
Attack of Playboy

Attack of Playboy

Meski orang-orang jahat itu menyamarkan perilaku mereka, akan selalu ada celah kecil untuk mengungkap penindasan. Gemerlap bintang yang bertaburan di langit malam sengaja nggak kuacuhkan. Hanya memanfaatkan embusan angin malam untuk menemaniku melakukan ritual malam Jumat. Melalui jendela bergorden biru tua yang sengaja kusingsingkan ke samping, aku duduk menyila sendirian. Di depanku sudah ada layar TV cembung dengan layar gelap dan mulai mengeluarkan backsound seram. Camilan pedas mendominasi, tentu saja mesti ada cola yang jadi andalanku.
7.53.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai jerit malam
Baca
+Pustaka
DICERAI SETELAH MALAM PERTAMA

DICERAI SETELAH MALAM PERTAMA

Kurebahkan tubuhku yang mulai lemas di kursi belakang mobil dan aku ketiduran di sana. Hari sudah gelap ketika aku membuka mata. Suasana jalanan begitu sepi. Tidak ada satu pun yang lewat. Kurasa ini sudah tengah malam. Aku tidak mempunyai pilihan lain. Aku mencari benda keras di mobil, tetapi tidak menemukan apa pun. Terpaksa, kupecahkan kaca mobil Sinta dengan tanganku sendiri.
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai jerit malam
Baca
+Pustaka
Jerat sang Mantan

Jerat sang Mantan

Sam menarik resleting jaketnya sampai ke leher begitu merasakan air berhembus membelai kulitnya. "Kalau malam pasti gemeteran..." ujar Sam. "Betul!! lusa kita bakal ngerasain serunya malam-malam disini.." kata Prima dengan senyum sumringah. "Malam??" Primda dan Bowo saling berpandangan, mereka lupa Sam tidak berada di grup w******p jadi ia tak tahu detail acara nanti yang sudah dibagikan disana. "Kita bakal bermalam disni," kata Prima sembari merangkul bahu Sam dan memainkan kedua alisnya dengan usil.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai jerit malam
Baca
+Pustaka
Jerat Sang Model

Jerat Sang Model

Raga: Valeri di rumah, dia menunggu kamu. Meski melihat pesan tersebut, tidak ada niatan dalam benak Ressi untuk membalas pesan tersebut. Entah mengapa jemarinya tidak tergerak untuk setidaknya mengiyakan atau melakukan hal seperti biasa. Rasa lelah benar-benar menguras otak dan tenaganya. keluar dari room chat. Dia memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas tangan miliknya, dia juga ingin segera pulang tanpa mampir ke manapun.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai jerit malam
Baca
+Pustaka
Jerat Sang Mantan (Saat Mantan Gagal Move On)

Jerat Sang Mantan (Saat Mantan Gagal Move On)

cecar Rita lagi. Kepo banget! Navisha kembali mengomel dalam hati. "Lo nyambi jadi wartawan apa gimana, Rit? Ngegas banget nanyanya. Sampe bingung gue jawabnya," balas Navisha seraya memutar mata malas. Rita meringis dan nyengir konyol. Menggaruk belakang leher yang pasti sebenarnya tidak gatal. "Sorry, Nav. Gue terlalu excited ketemu lo."
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 588 kali sebagai jerit malam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status