Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I Want You, Om Duda

I Want You, Om Duda

ini cerita 21+, tolong bijak berkomentar, dan ini hanya fiksiiiii! semoga menikmatiii "Mama nyesel kalian berdua hidup!" "Mama nyesel!" jerit Tina, mama Leah dan Dara "Kenapa punya anak harus hidup, sih?" murkanya. Kedua kakak beradik itu hanya menunduk menangis mendengar jeritan mamanya. "Ma-Mama, maafin Leah, Ma. Maafin Leah." ujar gadis itu sambil menangis "Kenapa kamu harus hidup Leah?!" tanya sang mama sambil menjambak rambut Laeh. "Kenapa harus hidup!" jeritnya lagi sambil menghempaskan Laeh begitu aja. "Kamu juga, kamu hanya nyusahin Mama. Dasar penyakitan!" amuknya. Dara hanya mampu menangis dipelukan Kakaknya. Mereka berdua tidak bisa melawan ketika Mamanya marah. Merek berdua hanya mampu menerima semua perlakuan dari Mamanya. Kehidupan mereka tidak seperti anak lain. Mereka berdua harus mendapat siksaan dari Mamanya setiap pulang dari kerja. Laeh berharap, semoga Mamanya berubah. Tidak menyiksanya lagi sama Adeknya.
754 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai jeritan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Rumah Terakhir

Cinta Untuk Rumah Terakhir

The Secret
Aris bergegas mengemasi pakaiannya, berderai keringat, nafasnya memburu tak karuan. Sementara di luar jeritan orang tertindas dan lolongan kebencian massa saling bersautan. Toko-toko dan kendaraan dibakar. Langit sedang dipenuhi asap hitam dan tangisan kaum perempuan. Di sisi lain, Asha dengan langkah yang gontai, berusaha mencari kekasihnya. Betapapun kacaunya keadaan di jalanan. Setibanya di tempat tinggal Aris, dia mendapati bahwa pintunya tergembok. Ada sedikit angin yang melegakan tenggorokan, setidaknya Aris masih ada di bumi tentu karena dia masih sempat mengunci pintu. Asha memutuskan kembali ke tempat persembunyian, alih-alih Aris sudah pergi kesana. Sayangnya segerombolan massa telah menghadang. Siap dengan segala aksinya. Asha kelimpungan, gemetar seluruh badan. Suaranya tercekat, sementara air mata terus meluncur bebas tanpa henti. kakinya seperti mati. Dalam batinnya dia menggaung pasrah, di pikirannya dia mengenang nama Aris.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai jeritan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Tawa anak tengah malam

Tawa anak tengah malam

Sebuah sumur tua di tepi desa menyimpan luka yang tak pernah sembuh. Dulu, tempat itu ditutup rapat karena dipercaya sebagai sarang kegelapan yang menelan banyak nyawa. Namun tragedi kembali terjadi—seorang anak kecil ditemukan tewas mengenaskan di dalamnya. Surya, pemuda desa yang menyimpan masa lalu kelam, bersama Laras, sahabat lamanya, mencoba mengungkap misteri yang selama ini dibungkam. Namun semakin jauh mereka mencari, semakin jelas bahwa sumur itu bukan sekadar lubang air, melainkan pintu menuju dunia lain yang penuh jeritan dan ratapan. Di kedalaman gelap, mereka menemukan arwah-arwah yang terperangkap, bisikan yang terus memanggil, dan rahasia mengerikan tentang siapa sebenarnya “penjaga” yang bersemayam di sana. Ketakutan dan kesedihan bercampur menjadi satu. Surya dan Laras harus memilih: melarikan diri dan meninggalkan kebenaran, atau menyingkap rahasia meski harus menjadi bagian dari kegelapan itu sendiri.
406 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai jeritan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Kesatria Agung Mikenai

Kesatria Agung Mikenai

Riza Hanazawa
Dua belas abad sebelum tahun kelahiran juru selamat (Masehi), tanah Yunani mengalami kekacauan. Negeri para Dewa menyambut era kejatuhan. Banyak kekacauan dan kesenjangan masyarakat terjadi di seantero negeri, para saudagar dan kaum aristokrat saling berebut tanah serta suara rakyat demi kekenyangan pribadi. Jeritan para korban dari rakyat jelata pun kian meronta-ronta, memohon kepada sang Dewa sejati, untuk sekali lagi menjadi hakim adil atas kebejatan manusia biadab yang telah bersikap semena-mena memutus tali kemanusiaan. Dalam hiruk pikuk kekacauan zaman, muncullah kesatria agung bak jelmaan Dewata sejati. Kesatria muda dengan membawa kedua senjata kembar, melambangkan gerakan keadilan. Para aparat pemerintahan di berbagai negara kota di Yunani kerap memusuhi karena menjadi ancaman yang dapat menggulingkan reputasi mereka, mereka menyebut kesatria itu sebagai perampok. Melalui berbagai rintangan, langkah kaki sang kesatria tetap berlanjut sampai negeri Yunani selangkah mengintip cahaya terang benderang, era baru kehidupan manusia. NB: Cerita ini hanya fiksi, penempatan sejarah hanyalah setting zaman belaka.
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai jeritan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Aku Melahirkan Tiga Anak Anjing bagi Seorang Miliarder

Aku Melahirkan Tiga Anak Anjing bagi Seorang Miliarder

Demi mematahkan kutukan keluarga yang tidak pernah memiliki keturunan, Dante yang adalah miliarder, mengeluarkan biaya besar untuk merekrut sepuluh “kandidat ibu pewaris” dan menempatkan mereka di sebuah pulau pribadi. Pada hari para kandidat tiba di pulau, Dante berjanji di depan semua orang, “Siapa pun yang berhasil melahirkan pewaris pertama bagiku, akan menjadi nyonya dari Grup Russo.” Api keserakahan berkobar lebih cepat daripada nafsu. Hanya dalam beberapa bulan, beberapa wanita secara terbuka mengumumkan bahwa mereka hamil. Namun mereka beserta anak yang dikandung, semuanya dilempar hidup-hidup ke laut untuk dijadikan santapan hiu. Alasannya hanya satu … mereka terbukti memiliki hubungan dengan pria lain. Pada malam hari, jeritan mengerikan yang terbawa angin dari pelabuhan membuatku tidak bisa tidur sepanjang malam. Karena diriku juga seperti mereka, aku menghabiskan satu malam bersama Dante hingga akhirnya hamil! Ketika hari persalinan tiba, pandanganku langsung gelap begitu melihat apa yang baru saja kulahirkan. Setidaknya, anak-anak yang dilahirkan para wanita simpanan yang dilempar ke hiu itu masih berupa bayi manusia. Sedangkan yang kulahirkan .... Ternyata tiga ekor anak anjing!
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai jeritan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Destroy Her Pride

Destroy Her Pride

Sam mencoba menyatakan cintanya kepada Kyle, seorang wanita berparas cantik dengan khas bibir merah yang menjadi dambaan bagi kaum adam. Namun dengan bangganya Kyle meludahi wajah Sam begitu saja dan mempermalukan Sam, membuat kobaran api di dadanya benar-benar tak terima akan hal itu. Sama hal nya dengan Charles yang merasakan kejadian sama persis seperti dialami Sam, dan sialnya mereka berdua tersakiti oleh wanita yang sama yaitu Kyle. Mereka pun bertemu secara tak sengaja dan membicarakan kekecewaan hatinya yang begitu dalam. Merasa tak terima akan penghinaan itu, Sam dan Charles membuat sebuah rencana, dimana rencana itu adalah menghancurkan semua kebanggaan wanita itu perlahan-lahan, termasuk rencana menyetubuhinya secara bersamaan. Mungkin itu terdengar gila, tapi memang itulah rencananya. Tetapi mereka tak mengerti bahwa Kyle memiliki saudara kembar, wajahnya benar-benar mirip dengan Kyle, dia adalah Perry adik kandungnya, sifatnya berbanding terbalik dengan Kyle. Perry yang lugu harus rela diperlakukan tak senonoh oleh kedua pria itu, bahkan kedua pria itu membumbui kehidupan Perry dengan kesadisan nya saat menyuruh Perry melayani nafsu bejatnya. Rintihan kesakitan Perry menjadi pemuas baginya, teriakan Perry serasa hidangan nikmat, jeritan di bibir Perry haruslah kencang seakan sesuai dengan rasa sakit itu, tubuh indahnya adalah sesuatu yang harus pria itu hancurkan, karena tujuan kedua pria itu adalah menghancurkan kebanggaannya.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai jeritan kuntilanak
Baca
+Pustaka
PESUGIHAN LEMBAH MONYET

PESUGIHAN LEMBAH MONYET

Sastra Inema
Jika ada di antara mereka yang salah atau lalai dalam melakukan pekerjaan, maka kera putih yang ada di dekatnya akan langsung melayangkan cambukan ke tubuh orang itu hingga menjerit kesakitan dan terkapar. Namun harus langsung bangkit kembali. Yang aneh, jeritan mereka adalah suara kera, bukan manusia pada umumnya. "Kalian tahu, siapa mereka?" tanya Mbah Suro menunjuk pada ribuan orang tersebut. "Tidak, Mbah _," jawab Mario pelan. "Mereka adalah orang-orang yang telah ditumbalkan dan juga orang yang sudah sampai akhir masa perjanjian dengan Iblis, Raja kera," jawab Mbah Suro tenang dan dalam. "Kamu juga akan menjadi bagian dari mereka setelah sampai pada masa perjanjian berakhir," lanjutnya, membuat tubuh kedua orang itu bergetar. "Apa kamu siap?" tanya Mbah Suro langsung menutup pintu dan melangkah kembali ke depan sesaji. Sejenak Mario menjadi ragu, namun bayangan wajah penuh hinaan dari tetangga dan airmata anak dan istrinya membuatnya membulatkan tekad dan kembali duduk bersila di hadapan Mbah Suro. "Kalau kamu siap, akan segera kita lakukan syaratnya sebelum tengah malam. Jika kamu mundur, kamu bisa mencari jalan pulang sendiri. Aku tidak akan bertanggung jawab dengan apa yang akan kamu alami di jalan!" Ucapan
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai jeritan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Bus Penyelamat

Bus Penyelamat

Zain losta masta
Tak lama kemudian, terdengarlah bunyi suara pintu jeruji besi yang terbuka. Pria malang yang ada di ruangan itu seketika lansung menjerit histeris. Ia sungguh begitu takut. "AA-AA, too-looonnngg!" jeritannya semakin keras memenuhi ruangan di bawah tanah. "Aaaakkkhhhh..." Suara teriakan itu pun berakhir dengan suara cekikan di leher pria tersebut. Menyakitkan. Setelah itu, tubuh pria malang tersebut pun tidak bergeming lagi. Sindi segera bangun dan kembali mengintip dari lubang kecil yang ada di sebelah, dia shock. Pria malang itu tewas mengenaskan dengan kepala yang terlepas dari lehernya. Darah merah bercucuran memenuhi lantai. Psikopat yang kejam itu mulai memotong-motong tubuh pria malang tersebut. Lalu memasukkan potongan-potongan itu ke dalam sebuah keranjang. Ia mengeluarkan hati, jantung, usus, dan semua isi perutnya lalu dia masukkan ke dalam keranjang tersebut. Sindi tak sanggup melihatnya. Dia menjerit ketakutan. "AAAAA!" Sindi menutup kedua matanya. Mendengar suara jeritan tersebut, psikopat itu langsung mengehentikan pekerjaannya. Ia lantas bergegas keluar dari ruangan itu membawa sebilah golok untuk mendatangi Sindi yang berada di ruangan sebelah. Sindi pun menjadi semakin gentar. Jantungnya berdegup tak biasa, seakan ingin segera lepas dari dadanya. "Ja-angan bunuh a-aku.. Tolong.. aku mohon.." Sindi berlutut kepada pria itu dan menangis sejadi-jadinya. Ia sungguh begitu takut. Namun pria itu tak bersuara sedikit pun. Ia hanya terpaku diam menatap Sindi tanpa ekspresi. Wajahnya benar-benar misterius dan menakutkan.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai jeritan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Ku Balas Kematian Anakku

Ku Balas Kematian Anakku

Sinopsis Dentuman keras mengguncang jalanan. Jeritan manusia, suara klakson yang memekakkan telinga, dan bau logam terbakar bercampur dalam kekacauan yang mengerikan. Amira tersentak sadar, kepalanya berdenyut hebat, darah hangat mengalir dari pelipisnya. Namun, itu semua tidak ada artinya. Yang lebih penting—yang lebih menyesakkan—adalah tubuh mungil di sampingnya. "Amanda... Sayang... bangun..." Suara Amira bergetar, tangannya gemetar saat menyentuh wajah pucat putrinya. Ada darah di dahinya, napasnya lemah, terlalu lemah. Dengan panik, Amira merogoh ponselnya, menekan nomor suaminya. Nada sambung. Satu kali. Dua kali. Tidak diangkat. "Reza, angkat! Tolong!" Tangisnya pecah, putus asa. Lalu, sirene ambulans terdengar. Harapan menyala di dadanya saat ia melihat seseorang berlari ke arah tim medis. "Reza..." bisiknya, nyaris tak percaya. Tapi langkah suaminya bukan menuju dirinya. Mata Amira mengikuti langkah tergesa-gesa itu. Di seberang sana, seorang wanita terbaring di atas tandu, wajahnya pucat. Di sampingnya, seorang anak laki-laki juga terluka. "Reza... tolong selamatkan anak kita..." suara wanita itu lirih, namun cukup menusuk telinga Amira. Dunia Amira seakan berhenti. Anak kita? Jantungnya mencelos, perih yang tak tertahankan menjalar ke seluruh tubuhnya. Lalu, kalimat berikutnya menghancurkan sisa-sisa kekuatannya. "Aku harus menyelamatkan mereka," suara Reza penuh kepanikan. Amira ingin berteriak. Ingin memanggil nama suaminya. Ingin memohon. Tapi ambulans itu melaju, membawa Reza pergi. Meninggalkannya. Meninggalkan Amanda. Di saat putrinya berjuang antara hidup dan mati, pria yang seharusnya menjadi pelindung mereka justru memilih wanita lain. Air mata Amira jatuh, bercampur dengan darah yang mengalir di pipinya. Hatinya hancur. Bukan hanya karena pengkhianatan. Tapi karena hari itu, ia menyadari... Nyawa mereka tak lebih penting dibandingkan cinta terlarang suaminya.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai jeritan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Kezia Zakiyah Ma
Jika suami hilang, carilah di novel ini. Novel berisi peta buat menemukan di mana dia berada. Suami gila jablay. Jangan dikonfrontasi! Jangan labrak jablaynya! Tolong dia, menangkan hatinya. Novel ini jadi bahan referensi Moms menang melawan kuntilanak, menelanjangi pamor yang mereka pakai memikat suami celamitan karena istrinya kurang wawasan. Aksi ngelabrak, jambak rambut, gelut di depan umum hanya memuaskan sesaat. Suami Moms malah bersemangat membela jablaynya, karena 'mata'nya sedang dibutakan oleh daya tarik sang jablay. Suami Moms sedang 'dihancurkan' pelan namun pasti. Ada strategi memenangkan hati suami disajikan oleh novel ini. Mari, pakai otak ! Jangan emosi! Kisah pernikahan Olive dan Refan, mengajarkan Moms memenangi perang urat syaraf rumah tangga dalam prahara. Olive berhasil menolong Refan, suaminya lepas dari jerat sex penari striptis, Rita Anastasia yang menawarkan daya tarik seks bukan service ranjang biasa. Kenikmatan sex yang disajikannya dibawah pengaruh narkoba. Butuh 3 tahun membebaskan suaminya dan harganya mahal. Refan nyaris menghuni rumah sakit jiwa akibat konsumsi ekstasi jangka panjang. Karirnya hampir hancur terseret masuk bui. Harta disita negara. Perjuangan Olive selidiki perselingkuhan suami melelahkan, membuatnya putus asa. Pernikahan itu kemudian menjadi jerat sangkar burung (baca: karier) buat Olive, mengurungnya harus bertahan. Untung ada Tubagus, sahabat yang mendukungnya. Olive bukan detektif. Namun intuisi seorang istri menuntunnya bergerak melakukan investigasi, berhasil meringkus Rita, menyerahkannya ke gerbang neraka dunia. Masuk penjara. Novel ini mengisahkan sisi lain daya tarik para PSK. Fenomena jamak yang tak banyak dipahami khalayak. Sebab daya tarik mereka memang bukan service ranjang biasa. Menitipkan pesan edukatif bagi para istri yang berada di bawah ancaman prahara rumah tangga, juga bagi para suami yang mau coba-coba masuk mencicipi relaksasi dunia malam. Mereka harus tahu daya pikat para PSK mengacaukan hidup mereka dengan pamornya. Sisi lain kehidupan para mafia narkoba terwakili dari sosok Rita Anastasia dikupas habis di novel ini. Petik hikmahnya. Selamat Membaca.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai jeritan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status