Om Duda!
ujar Doni semangat, tangannya merogoh paper bag yang berisi banyak permen jelly.
"Tapi, apa kamu boleh makan ini? Nanti Papah tanyain dulu sama Abang Sam ya ... eum kalo sedikit sepertinya boleh," kata Doni tersenyum, lalu tangannya membuka bungkus kemasan permen jelly itu.
"Ayo di makan, sayang ...." Doni menyodorkan permen jelly di depan mulut Naisya.
Naisya memakan permen jelly yang di sodorkan Doni. Sambil mengunyah, air mata Naisya tidak bisa di bendung lagi, perempuan itu menangis.