Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu
“Oh iya, kenalin, ini Irene, anak saya. Kemarin sudah saya jelaskan kalau butik ini sebenarnya cabang dari butik utamanya, ‘kan? Nah, yang mengelola butik ini secara penuh anak saya. Jadi komunikasi nanti bersama Irene saja, oke? Tenang saja, saya juga sering bolak-balik dari butik utama ke bagian cabang ini kok.”
Vina mengangguk. “Baik, Miss Ellen.”
Wanita bernama Irene itu tersenyum kepada Vina. Kalau diperhatikan, sepertinya Irene itu darah campuran. Miss Ellen juga tidak kelihatan full Indonesia.
“Hai, Vina. Saya Irene. Semoga kamu betah dan bisa bekerja dengan baik, ya.”
Irene mengulurkan telapak tangannya dan Vina langsung menjabat telapak tangan wanita itu.