Renjana
Priscillamimpi tunangan sama orang lainmimpi mantan tunanganmimpi tunangan dengan orang lainmimpi tunangan
Aku tak kuasa menahan haru, memeluk Ida dan Irine erat-erat
"Terimakasih sudah mau berjuang bersamaku," Irine meneteskan air matanya, namun dengan senyum bangga ia memeluk aku dan Ida.
"Terimakasih juga, kalian mau bersahabat denganku yang bodoh dan ceroboh ini, hahahaha," aku mengusap rambut mereka, Ida sudah menangis tersedu-sedu, bahkan kini ia membenamkan kepalanya dibahuku, ia berterima kasih sekaligus meminta maaf atas segala kesalahan yang selama ini dia buat, segala kesalahpahaman yang tak dapat dihindari, kami saling memberi selamat, saling memaafkan, dan saling memotivasi agar setelah perpisahan ini persahabatan kami tidak usai. Aku melihat gerombolan Adit, mereka tertawa, bahagia
人気のチャプター