Lusia
Brent dengan sangat percaya diri, menambah nilai tambah Lusia.
“Itu sedikit mustahil, Tuan – ku adalah orang yang sangat pemilih.” Sangkalnya.
“Yah memang,” Brent menyetujui. Kliennya ini memang sangat sulit untuk di mengerti.
Jadi, bukan dia bossnya? Batin Lusia semakin gentar, saat mendengar Tuan di sebut sebut.
“Tapi meski begitu, aku sangat yakin dengan barang dagang saat ini. Aku berikan dua puluh juga dollar.”
Capítulos em Alta