Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nafkah yang Keliru

Nafkah yang Keliru

“Kamu cantik banget kalau begini.” Entah kenapa dalam jarak yang begitu dekat aku bisa melihat Lara begitu cantik, meski tanpa make up. Wajahnya begitu teduh, rasanya aku seakan tak ingin berpaling dari menatap wajah dan mata beningnya yang menenangkan. Apa lagi saa ia bicara dengan nada yang begitu lembut seperti biasanya. Hal yang selalu membuatku jatuh cinta lagi dan lagi adalah ketika ia memanggilku dengan sebutan Akang, nadanya yang dibuat meliuk-liuk begitu candu.
1084.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kakak cantik
Baca
+Pustaka
Jodoh Di Tangan Papa

Jodoh Di Tangan Papa

Zara tergelak tapi beberapa detik kemudian tawanya mendadak berhenti saat mendengar suara pria bergema di cafe itu. “Hai Kakak Ipar!” sapa Arkana dari jauh. “Arkana!” balas Arsha sambil melambaikan tangan. Senyum Arkana merekah teruntuk Arsha—sang Kakak ipar yang selalu ia kagumi kecantikannya namun kemudian redup saat melihat gadis cantik dengan pakaian sederhana tanpa make up namun tidak kalah cantiknya dengan Arsha. Mata Arkana membulat dengan rahang yang sedikit menganga seperti melihat makhluk halus berparas cantik.
1058.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kakak cantik
Baca
+Pustaka
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kakak sulungku, Joseph Handoko, dan kakak keduaku, William Handoko, sedang berbicara dengan nada penuh kasih sayang kepada adik angkatku, Linda Sunardi. "Untung kali ini cepat-cepat pergi ke rumah sakit, jadi kamu bisa sembuh dengan cepat." Kakak ketigaku, Albert Handoko, berkata dengan sangat cemas, "Kata dokter, tubuhmu masih lemah, harus tambah banyak nutrisi." Sambil berkata, Albert mengambilkan sepotong daging ke piring Linda. Pelayan yang berdiri di samping mengingatkan, "Tuan Muda, sudah tiga hari Nona Rina di ruang bawah tanah dan nggak ada pergerakan ...."
8.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai kakak cantik
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Kakakku

Gairah Cinta Kakakku

Aku ragu sejenak, lalu menekan tombol hijau. [Assalamualaikum, Silvi, ini Kak Robert. Kakak dapat nomormu dari Papimu dan Kakak sudah dengar tentang perjodohan kita. Kalau kamu nggak keberatan... apa kamu mau malam ini makan dengan Kakak? Nanti soal tempatnya kamu katakan saja, mau makan di mana.] Wiihh... Langsung diajak kencan 🤭
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 754 kali sebagai kakak cantik
Baca
+Pustaka
Istri Cantikku Ternyata Lampir

Istri Cantikku Ternyata Lampir

Ledek cewek tomboi itu lagi. “Rahasia lah.” Bima melihat di samping Siska ada kucing kecil yang sedang mengusal di kakinya, tapi tidak perempuan itu hiraukan. Siska terus mengusir kucing kecil itu. “Kucing siapa Sis?” “Enggak tahu, emaknya kayaknya udah enggak mau ngurusin lagi. Jadi suka dikasih makan anak-anak kost sini. Tapi ya gitu berisik ngeong-ngeong melulu.”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kakak cantik
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Pengantin Kekasih Sahabatku

Mendadak Jadi Pengantin Kekasih Sahabatku

Aku bersyukur memiliki teman sebaik dia "Makasih ya Ca, Lo emang baik." "Iya sama-sama. Sekarang Lo jaga baik-baik calon ponakan Gue di dalam situ, jangan terlalu banyak pikiran. Gue yakin kalau memang Raka memang benar cinta sama Lo, pasti dia akan bisa menemukan Lo di sini, tapi kalau memang dia itu brengsek! Ya sudah Lo ikhlaskan saja dia buat si Kunti bogel." Aku kembali tersenyum. Entah mengapa julukan itu terdengar sangat lucu di telingaku. "Gue seneng lihat Lo senyum, sering-sering dong senyum kayak gini, cantik tahu," ucap Caca ikut tersenyum. Memang benar semenjak aku di sini aku memang lebih banyak diam.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 916 kali sebagai kakak cantik
Baca
+Pustaka
Aku Malah Nikah dengan CEO Judes

Aku Malah Nikah dengan CEO Judes

Tiba-tiba terdengar suara yang kurang mengenakkan di kejauhan. "Kak Dedi, cepat lihat! Wanita itu cantik sekali!" "Benar! Astaga! Dia bahkan lebih cantik dari artis!" Kak Dedi berusia tiga puluhan tahun ini, dengan sosok tubuh yang tinggi dan perut yang buncit, dia terlihat seperti orang kaya baru dengan rantai emas besar dan jam tangan emas kecil yang dia kenakan. Matanya langsung terbuka lebar-lebar saat menoleh ke belakang dalam keadaan mabuk, "Astaga, dia benar-benar seperti seorang dewi! Dia bahkan lebih cantik daripada wanita di dalam KTV, ayo cepat ke sana! Aku mau ke sana untuk minum bersama dengannya."
9.457.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kakak cantik
Baca
+Pustaka
TRAPPED IN PAST LOVE

TRAPPED IN PAST LOVE

" 'Kok gue jijik ya liatnya.' 'Muka lo bikin mata gue sakit.' Sudut bibir Caca tertarik ke atas sebelah. "Gue emang cantik, kalo gak percaya sini aja, duduk di samping gue, kita ngaca bareng dan lihat cantikan siapa," ucap Caca, pandangannya masih fokus membaca komentar-komentar baik dari penggemar maupun dari akun yang tidak menyukainya.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai kakak cantik
Baca
+Pustaka
Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

sahut Dika dengan nada gemetar. "Kunti? Kuntilanak? hiya hiya hiya... mas-nya mau cari aku dong!" soraknya kegirangan. "Idih najong! Bukanlah! Kuntilanak yang saya cari itu cantik, bukan seperti kamu!" sahut Dika dengan nada spontan. "Apa? Maksud kamu aku gak cantik, gitu?" Hantu perempuan itu makin mendekat ke arah Dika yang tiba-tiba tak bisa digerakkan kakinya untuk mundur.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kakak cantik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status