Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kakak Iparku Mencintaiku

Kakak Iparku Mencintaiku

Dia mencolek lengan Lillian lalu kembali bertanya, "Kok seperti mau buat kue pengantin?" "Aku belum secanggih itu bikin kue pengantin. Rencananya cuma bikin cake polos dengan whipped cream lalu ada strawberry diatasnya." Lillian menunjuk layar tabletnya, disana ada resep beserta cara memasak kue yang diinginkan oleh Lillian."
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai kakakku
Baca
+Pustaka
Dekapan Panas Kakakku

Dekapan Panas Kakakku

“Ara. Yang lainnya.” “Original tanpa level?” Kiara memandangnya dengan memelas. “Tanpa sambal sama sekali. Hanya ayam goreng biasa dengan nasi dan lalapan.” “Nenek bilang nggak boleh makan yang berminyak dulu, Ara.” “Nenek nggak di sini sekarang, Kak. Kakak iiiihh!” “Nenek ada di bawah. Kamu bisa membuatnya kecewa nanti.”
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai kakakku
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai kakakku
Baca
+Pustaka
Kakak Beradik 

Kakak Beradik 

Aku memang sangat mirip dengan Sofia, tetapi aku memiliki tahi lalat di bawah sudut mata kiriku yang tidak dimiliki olehnya. "Bu, siapa dia?" "Dia adalah adik kembarmu yang baru pindah dari pedesaan, Ellen." Mendengar pertanyaan penuh ketidakpuasan serta jawaban yang acuh tak acuh itu, hatiku seketika menjadi tidak tenang. Kata "pedesaan" pun bisa menjadi sebutan bagiku. Sejak saat itu, jarak kami seketika menjadi jauh. Kakakku, Vando Kistanti malah menatapku dengan penuh kebencian, Seakan-akan aku adalah penjajah di rumah ini.
9.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai kakakku
Baca
+Pustaka
Permainan Kakak Tercinta

Permainan Kakak Tercinta

ujar kakakku lembut. Kakak ipar yang sedang menikmati pijatan itu tiba-tiba membuka mata dengan marah dan mendorong kakakku dengan kasar, lalu berkata, "Kamu mah enak tinggal bilang! Rose, si wanita tua itu benar-benar keterlaluan, Dia pikir aku ini siapa? Bahkan bicara dengannya saja aku merasa jijik! Dia pikir aku ini gigolo, selalu siap kapan pun dia mau?! Sialan!"
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai kakakku
Baca
+Pustaka
Menikahi Teman Gadis Putraku

Menikahi Teman Gadis Putraku

Add: KarRa atau Follow: @karra_lovely. Sekian dan terima kasih, sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya 🙏
9.8476.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.4K kali sebagai kakakku
Tampilkan Ulasan (97)
Baca
+Pustaka
KarRa
Hay, saya KarRa. author dari novel ini. mohon maaf sebelumnya. Akun saya telah diretas jadi tidak dapat log ini ke aplikasi Goodnovel. Untuk saat ini belum bisa up date. Masih di usahakan pihak aplikasi untuk mempercepat perbaikan... Mohon pembaca bersabar menunggu ... Terima kasih buat para pembaca...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Bhu & Akra

Bhu & Akra

Wajar, karena jaket itu adalah milik Cakra. “Akra lebih suka susu banana, ‘kan?” tanya Ana dengan mata melotot pada Cakra, seakan menekankan agar Cakra membenarkan apa yang ia katakan. Cakra hanya mengangguk. “Maaf, aku tidak bisa meminum kopi buatanmu.”
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai kakakku
Baca
+Pustaka
Stuck With You

Stuck With You

Ucap Caca Caca langsung menaiki tangga dan menuju ke kamar nya, saat dia sampai di atas dia melihat Kakak nya yang sedang terdiam di depan pintu kamar dia sendiri. "Ngapain lo berdiri kayak orang begok, habis ngelihat atraksi di bawah atau habis dengar teriakan." Ucap Caca ke Kakak nya "Elo tu kenapa sih nggak bisa nurut aja sama Papa, udah enak hidup tenang masih aja cari masalah." Ucap Kakak nya ke Caca "Bacot! Mending masuk kamar lo liat tu barang apa aja yang terbaru habis tu beli sampe begok." Jawab Caca
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai kakakku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status