Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Alexa (Jamilah Binti Surip)

Alexa (Jamilah Binti Surip)

Ia pura-pura tidak tahu saja maksud yang tersirat dalam kalimatnya. "Mengenai peralatan P3K, Saya punya kok, Pak. Lengkap. Saya sudah terbiasa membawa kotak P3K ke manapun saya pergi. Sudah menjadi peraturan tidak tertulis di keluarga saya, bahwa kotak P3K itu sama pentingnya seperti KTP. Harus ada di mana pun dan kapan pun." Alexa mencoba mengurai ketegangan dengan mencoba bercanda. Namun Gala sama sekali tidak merespon candaannya. Air mukanya tetap muram, dengan bibir membentuk garis lurus. Laki-laki kalau cemburu aleman juga rupanya, elah.
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 567 Times as kapas p3k
Read
+Library
Mengejar Mantan

Mengejar Mantan

“Jika kau tidak akan mengobati lukaku, mengapa kau mengambil kotak P3K?” Luna bahkan sudah mengambilnya sejak lama, duduk di sofa dan menunggunya. Jika dia tidak mengkhawatirkannya, lalu apa itu? Saat memikirkan hal itu, Joshua tersenyum dan mendekat. “Ayolah.” Luna mengerutkan alisnya dan tanpa sadar sedikit bergerak mundur. “Peralatan P3K bukan untukmu.” “Lalu untuk siapa?”
9.1763.5K viewsCompletedAdded to Library 19.1K Times as kapas p3k
Show Reviews (190)
Read
+Library
Kiky
Sumsum tulang belakang buat Nigel harusnya yang bisa 100% cocok cm dari Joshua, Luna, Neil, Nellie... Bahkan dari keluarga terdekat pun sangat jarang ditemukan kecocokan... Malah Fiona yg cocok... aneeeh Thor ... walaupun novel itu ngehalu, tapi alur ceritanya jangan terlalu dipaksain atuuh Thor......️
edward
terima kasih kak setelah baca komenku akhirnya thor bertambah bagus udah kuran sikopatnya lanjutkan ceritannya tambah banyak dikit babnya yah..setelah luna sadar perasaan joshua akhirnya luna merasakan sakit bagus tapi masih sedih joshua dari dulu udah ngk enak pasal joshua ternyata benar dugaanku..
Read All Reviews
Mercusuar

Mercusuar

timpal Carlitta. "Lu denger kata dia? Mau pergi, apa mau gimana?" Mereka semua kemudian mundur dan pergi dalam kalut. "Kamu tidak apa-apa?" "Hhh… ti-tidak-Auch!" "Sini, aku obatin. Ada P3K nggak?" Carlitta mendongak ke pria besar itu. “Ada. Di office.” “Ayo! Kita ke sana.” Wanita itu menarikku dengan tangannya yang lembut, lalu pria itu memapahku hingga ke ruangan yang dimaksud.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as kapas p3k
Read
+Library
PELAKOR KAPOK

PELAKOR KAPOK

Pusing isi kepalaku. *****
5.5K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as kapas p3k
Read
+Library
Gerilya Di Balik Seragam

Gerilya Di Balik Seragam

Helm baja menutupi sebagian wajahnya, membuat suaranya terdengar berat. “Tidak bisakah kalian ambil sesuatu yang benar-benar berguna?” “Apa maksudmu dengan berguna, Kawan Malik?” tanya Okta balik. “Buatku, rokok dan korek jauh lebih berharga!” Veteran itu mengangkat sebuah kotak P3K kecil dari pinggangnya. “Ini yang benar-benar berguna. Bisa menyelamatkan nyawamu saat kritis. Rokok hanya akan membunuhmu lebih cepat.”
103.8K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as kapas p3k
Read
+Library
GARIS PATAH LOGIKA

GARIS PATAH LOGIKA

Dia ingat betul saat perjalanan mendaki beberapa tahun lalu, teman yang paling meremehkan persiapan justru yang paling panik saat kakinya tergores batu. Sejak saat itu, kotak P3K Ezra tak pernah absen. Isinya lebih dari sekadar plester dan antiseptik; ada perban elastis, gunting kecil, pinset, obat anti-alergi, bahkan tablet pemurni air untuk skenario terburuk yang hampir mustahil terjadi. Mungkin berlebihan, tapi Ezra lebih suka dicap berlebihan daripada tidak siap.
698 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as kapas p3k
Read
+Library
Tiga Cawan Sakti

Tiga Cawan Sakti

Aku bahkan nyaris ambruk bila tak berpegangan pada tembok. "Para penyihir memiliki tiga cawan mistis dengan kemampuan berbeda. Satu yang berada disini punya ukiran lingkaran, diartikan sebagai bulan, yang bisa membuat kebal terhadap sihir dan senjata apapun. Penyihir-penyihir itu akan mengisi cawan dengan darah korban dan meminumnya." Chaz menoleh ke arahku, tetapi aku menghindari tatapannya.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as kapas p3k
Read
+Library
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

“Tunggu sebentar. Akan ku ambilkan tisu.” Van kembali lagi seraya membawa tisu yang langsung ia usapkan ke jari Ele. “Kau tahu di mana kotak P3K biasanya disimpan?” “Di sebelah kulkas,” jawab Eleanore lirih. “Aku ambil dulu, ya. Tunggu sebentar.”
105.9K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as kapas p3k
Read
+Library
Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas?

Hal yang sama juga dilakukan pada kaki Bang Robi. "Ada alkohol dan perban, Ti?" tanya Mas Aryo. "Ada, Mas. Sebentar Titi ambilkan dulu." Aku lalu segera kembali ke kamar untuk mengambil kotak P3K. Aku selalu menyiapkan beberapa obat dan peralatan pengobatan sederhana di rumah hanya untuk jaga-jaga. Selama ini kotak itu jarang terpakai, tetapi untung ia ada di saat seperti ini.
1079.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as kapas p3k
Read
+Library
Emergency Wedding

Emergency Wedding

Kai mondar mandir di dalam kamar mencari kotak P3K, matanya berhenti mengamati setelah mendapatkan apa yang di cari. Kotak P3K berisi banyak perlengkapan termasuk di antaranya cairan antiseptik, perban gulung, dan mitela. Kai meraih betadine dan kapas mengoleskan pada leher Adelia agar tidak terinfeksi. Sewaktu mengobatinya gadis itu sempat menggeliat dari tidurnya merasa perih. Kai pelan-pelan menekan kapas yang berisi betadine pada kulitnya dengan hati-hati. Setelah memastikan tidak ada luka lain lagi, Kai menyelimuti Adelia yang masih tertidur pulas berada di alam mimpi yang tidak mampu Kai tebak.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 258 Times as kapas p3k
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status