KEPINCUT CINTA IDOLA
Tidak hanya murah, di sana juga sudah disediakan kasur, lemari kayu satu, kipas angin mini, rak sandal, selimut, bantal, dispenser, sampai rice cooker mini.
“Aneh juga ya, Pak? Padahal bapak ngunggah foto kosannya dari tiga bulan yang lalu pas saya liat-liat, tapi kenapa nggak ada yang deal?”
Pak sarkojin hanya tertawa hambar. Nami membuka jendela belakang. Ia bisa melihat penghuni rumah di sana tersenyum kepadanya. Namun senyum itu bertambah dengan aksi si penghuni menyilangkan kedua tangannya di depan dada.
Chapitres populaires