Ksatria Katana Kembar
Izah04bagaimana cara ayah memenuhi permintaan ranikata kata ayah untuk anaknyaperjuangan ayah
kata Utomo berjalan mendekati putranya, lalu mengulurkan tangan.
“Iya, Ayah. Aku dikuasai oleh nafsu ingin menang saja, jadi ya itu tadi... terlalu gegabah. Eh, malah dapat serangan dari Ayah.” jawab Ragma mengakui kesalahannya dalam bertindak.
“Ayo, masuklah ke gubuk. Sepertinya ini sudah menjelang magrib,” kata Utomo. Kali ini raut wajahnya sangat serius sekali, bahkan Ragma bisa merasakannya, bahwa tidak ada lagi kata main-main.