PELUKAN PANAS SANG PRESDIR
katanya akhirnya, suaranya lebih hangat dibanding biasanya, “Kalau kamu ingin lihat kuil-kuil tua, pakai kimono, dan berjalan di jalan berbatu seperti di film-film lama.”
Naina mengangguk antusias. “Terus?”
“Tokyo kalau kamu mau lihat teknologi, belanja, dan makanan modern. Hakone untuk berendam di onsen dan lihat Gunung Fuji dari kejauhan. Tapi, kalau kamu mau lihat sakura seperti sekarang, Kyoto dan Nara tempat terbaik.”
Naina tersenyum lebar, lalu menggenggam lengan Marven dengan gemas. “Aku mau Kyoto! Aku ingin coba pakai kimono dan jalan-jalan makan dango.”
Hot Chapters