Musuh Tapi Menikah
Tapi, entah kenapa Jihan menyukainya, mungkin karena sentuhan itu sangat lembut,s dan Jihan sudah mencintai Septian, suaminya.
Merasa tidak ada penolakan dari Jihan. Kini Septian pun memutar tubuh Jihan jadi menghadap padanya. Septian pun tersenyum saat melihat Jihan memejamkan matanya, menikmati cumbuannya. Lalu Septian pun memberanikan diri untuk mengecup bibir mungil Jihan, tidak ada balasan atau pun penolakan dari Istrinya itu. Namun, Septian terus melumat lembut bibir ranum Jihan, akhirnya usaha Septian pun tidak sia-sia. kini Jihan pun membalas ciuman bibir Septian meski masih amatir, tapi Septian menyukainya karena itu berarti ini adalah ciuman pertama bagi Jihan dan Septian lah yang