Sisa Rasa
Papa dan Kak Dika yang kebetulan sedang santai di rumah pun ikut bergabung.
Selin mengeluarkan barang satu per satu:
"Ini buat Mama, mukena sutra asli yang lembut, beberapa pot lulur Bali sama tas rotan etnik yang Mama titip kemarin."
"Ini buat Papa." Papa menerima beberapa bungkus kopi kintamani sama kaos khas Bali.
"Wah, mantap." Sahut Papa.
"Buat gue mana?" Potong Kak Dika.
"Sabar, Kak! Ini beberapa pie susu, kacang khas Bali, dan baju barong buat Kak Dika pakai tidur," Selin terkekeh melihat ekspresi kakaknya.