Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

"Kenapa belikan anak Hp? Kamu mau sok jadi orang kaya?" "Ini buat sekolah anak, Mas. Lagian belajar di rumah harus pakai Hp," jelasku. "Aaalah! Lagakmu aja yang memanjakan anak!" ucap suami masih melotot. "Lagian aku beli Hp dengan uangku, Mas! Gajimu mana cukup membelikannya." Gara-gara belikan anak kami ponsel, suami berucap sewot. Ini pasti karena hasutan ipar dan ibu mertua. Padahal, ini juga untuk kebutuhan sekolah anak kami. Kenapa mereka jadi sewot aku beli sesuatu dengan uangku? Masalah rumah tangga semakin berlarut, lagi-lagi ulah adik ipar yang numpang hidup. Dia bukan janda, tetapi uang nafkah dari suaminya buat beli perhiasan emas agar dipandang kaya para tetangga. Namun, kok untuk mengisi perutnya seolah kewajiban siamiku? Sabar dan diam bukan solusinya, sekarang ini yang dibutuhkan tindakan.
1073.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai lagian
Baca
+Pustaka
Dinodai Kakak Sebelum SAH

Dinodai Kakak Sebelum SAH

"Apa yang lo lakuin ke gue, Al? Gimana kalo gue sampe hamil? Hiks ..." gue pukul dada polos Aldo dengan menangis histeris. "Lo sendiri yang mau, loh tadi? Gue pake k*n-dom, Nis ... santai dong ..., lagian ini kan belum larut banget? Masih jam sepuluh? Sana gih beberes, biar gue anterin! Ntar kita pikir di jalan alasan buat bokap, lo!" jawabnya enteng dengan beringsut turun dari ranjang. Penyesalan hanyalah penyesalan yang tak akan pernah bisa memperbaiki kehormatan gue ... Hidup gue HANCUR!
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai lagian
Baca
+Pustaka
Dimabukkan Cinta

Dimabukkan Cinta

Pacarku, yang juga merupakan teman masa kecilku itu gagal dalam membangun usaha dan terlilit utang miliaran. Dia memohon padaku untuk membantunya. Jadi, aku berhenti kuliah dan menjual miras untuk membantunya mengelola arus kasnya. Sepuluh tahun kemudian, dia melamarku dan kupikir kerja kerasku akhirnya terbayar. Sampai aku menemukan riwayat obrolannya dengan teman-temannya di ponsel. [ Delvina sudah hampir 30 tahun. Dia terlalu tua dan kotor. Dia nggak layak dampingi kamu. ] [ Siapa yang tahu dia itu sebenarnya jual miras atau jual diri untuk melunasi utangmu dulu? ] [ Lagian, gimana dengan anakmu dengan sekretarismu? ]
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai lagian
Baca
+Pustaka
Selingkuh Berkedok Berbakti

Selingkuh Berkedok Berbakti

Pacarku bilang dia tidak gila hubungan pria dan wanita, juga tidak suka disentuh. Kami sudah berpacaran selama lima tahun, tetapi hubungan kami hanya sebatas berpegangan tangan dan berpelukan. Bahkan, meski kami tidur di ranjang yang sama, dia menolak untuk menyentuhku. Aku pikir, dia memang orangnya dingin. Namun, kemudian, dia malah ingin punya anak dengan putri mentor yang pernah berjasa untuknya. Pacarku bilang, "Aku cuma pinjamkan spermaku padanya. Ini permintaan terakhir guru. Aku nggak bisa nolak." "Lagian, cuma aku satu-satunya teman Anna." Aku tersenyum tipis. "Nggak perlu dijelaskan. Aku mendukungmu." Tidak ada gunanya berdebat tentang benar dan salah dengan orang yang sudah tidak dicintai lagi.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai lagian
Baca
+Pustaka
Suamiku Memesankan Terapis Tampan Untukku

Suamiku Memesankan Terapis Tampan Untukku

"Biar dia saja yang pulihkan area pribadi istriku." Kevin tersenyum dan memilih pria yang paling gelap dan kekar untukku. Aku mau tak mau tersipu dan menatap Kevin sambil menggoda, "Kamu nggak cemburu atau takut bagian pribadi istrimu disentuh pria lain?" Kevin mencolek hidungku. "Kamu ngomong apa sih? Louis itu terapis yang paling dipuji di sini. Lagian, aku ada tepat di sebelahmu. Apa mungkin kamu selingkuh di depanku?" Aku menyahut dengan manja, "Ah, kamu!" Namun, ketika melihat terapis pria yang kekar itu, jantungku berdebar kencang.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai lagian
Baca
+Pustaka
Gurauan yang Berakhir Tragis

Gurauan yang Berakhir Tragis

Begitu mulai makan, suamiku langsung tidak dapat mengendalikan mulutnya. Pengalaman tragisku saat masih sekolah pun menjadi “obrolan” dia dan teman-temannya. “Dulu, dia ditelanjangi di kamar mandi. Habis itu, dia dipukul sampai merangkak di lantai, tapi tetap nggak berani bersuara. Kalau bukan karena aku baik hati ....” Kesabaranku akhirnya sudah habis. Aku pun mengajukan cerai. Namun, dia tidak peduli. “Ini cuma candaan kok. Lagian, kejadian itu sudah berlalu begitu lama. Kok kamu kecil hati banget! Kami cuma mau senang-senang kok!” Mau senang-senang? Memangnya hanya aku sendiri yang punya masa lalu? Kenapa dia tidak mengungkit tentang skandal teman semasa kecilnya? Baiklah. Hanya “mau senang-senang”, ‘kan? Aku harap teman semasa kecilnya itu juga berpikiran sama!
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai lagian
Baca
+Pustaka
Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

Clarin menikah kilat! Waktu kencan buta, Clarin langsung mengajak pasangan kencan butanya ke kantor catatan sipil. Setelah mengambil akta nikah, Clarin baru tahu bahwa dia salah menikahi orang. Suami kilatnya tampan, dingin, dan memancarkan aura yang sangat memesona. Clarin menggigit bibirnya. Ya sudah, lagian emang mau nikah. Sepupunya berkata dengan nada sombong, "Clarin, tunanganku adalah putra dari keluarga terkaya. Cepat berlutut padaku!" Suami nikah kilatku berkata, "Kalian berdua, sebagai keponakan dan istri keponakan, cepat sujud beberapa kali pada Bibi kalian." Setelah menikah, suami Clarin menyingkirkan para pembuat masalah tanpa ampun. Suaminya juga sangat memanjakan Clarin. Namun, Clarin hanya ingin melarikan diri. "Sayang, apa aku nggak cukup menyayangimu?" "Cukup." "Lalu kenapa kamu lari?" "Rasa sayangmu itu keterlaluan!" Clarin sungguh tak berdaya...
1064.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai lagian
Baca
+Pustaka
Diusir Keluarga Tiri, Dinikahi Konglomerat Dingin

Diusir Keluarga Tiri, Dinikahi Konglomerat Dingin

Setelah tinggal bersama dengan Keluarga Ignasius selama 20 tahun, Paula baru tahu dirinya bukan putri kandung mereka.Setelah putri kandung itu ditemukan, Paula malah dicampakkan calon suaminya, dicelakai, bahkan diusir.Orang-orang mengatakan Paula mengandung anak haram, tetapi tidak ada yang menyangka bahwa anak itu adalah anak pewaris keluarga terkaya, Keluarga Sasongko!Pada akhirnya, Paula menikah dengan pewaris itu yang sekaligus adalah paman sahabatnya. Namun, semua orang yakin dia akan berakhir menyedihkan!"Kudengar, dia diam-diam masuk ke kamar hotel Pak Darwin. Lagian, semua orang tahu Pak Darwin sulit tertarik pada wanita. Keluarga Sasongko pasti akan menyiksanya mati-matian!""Setelah anaknya lahir, dia pasti akan diusir Keluarga Sasongko!"Di luar dugaan, orang-orang tidak melihat akhir tragis Paula setelah melahirkan. Dia justru terlihat jalan-jalan bersama mertuanya, bahkan dihadiahi kediaman mewah senilai kuadriliun!Bahkan, Darwin si pewaris yang selalu bersikap dingin itu tampak menindih Paula di depan mobil karena mabuk. "Istriku, gimana kalau kita tambah momongan lagi?"
10124.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai lagian
Baca
+Pustaka
Saat Istri Memilih Pergi

Saat Istri Memilih Pergi

Arum pikir setiap luka pasti meninggalkan darah. Nyatanya, tidak. Luka yang Damar tinggalkan hanya berupa perasaan kalah dan putus asa, lalu menjelma menjadi kebencian yang begitu mendalam. Kali ini wanita itu tengah duduk di kursi kerjanya dengan setangkup harapan, berharap akan ada secercah harapan untuknya. Ia mulai memainkan jemarinya dilayar keyboard yang sudah lama tidak ia sentuh. "Rum, selamat ya kamu diterima? filenya sudah jadi belum?" tanya Lestari. Arum mendongak mencari arah suara. "Iya sebentar lagi ... makasih berkat kamu juga kan." "Bagaimana pernikahanmu?" Pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Lestari. Hening. "Talak tiga." Lestari melotot kaget. "Apa ... gila. Sudah hentikan isak tangismu itu, terdengar bos bisa dipecat nanti. Lagian dunia juga belum kiamat kan jika kamu tidak bersamanya."
1058.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lagian
Baca
+Pustaka
Menunggu Perceraian yang Dinantikan

Menunggu Perceraian yang Dinantikan

Ketika aku mengetahui bahwa Navish lebih memilih untuk mengantar obat flu untuk asistennya, sementara aku terjebak di lift dengan klaustrofobia, aku memutuskan untuk mengajukan cerai. Navish dengan cepat menandatangani dokumen itu. Dia bahkan tertawa santai kepada temannya dan berkata, "Dia cuma ngambek. Lagian, orang tuanya sudah meninggal, dia nggak mungkin benar-benar menceraikan aku." "Selain itu, bukankah ada masa tunggu 30 hari untuk perceraian? Kalau dia menyesal, aku bisa bermurah hati memaafkannya dan dia pasti akan kembali padaku," tambahnya sambil tersenyum percaya diri. Keesokan harinya, dia memposting foto pasangan dengan asistennya di media sosial, lengkap dengan caption. [ Merekam setiap momen malumu yang manis. ] Aku menghitung hari-hari dengan tenang. Setelah memastikan semuanya sesuai rencana, aku mulai membereskan barang-barangku dan menelepon seseorang. "Paman, tolong belikan aku tiket pesawat ke Nu York," kataku dengan suara tegas.
9.252.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai lagian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status