Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
(Not) One Night

(Not) One Night

Dia lalu menatap Evelyn lagi yang terlihat tak sabar melihatnya segera pergi. "Terima kasih untuk yang semalam. Untuk malam nanti, aku tak mau melakukannya di sini lagi. Terlalu sempit," ucap Alan. Setelah mengatakan itu, dia melangkah keluar dari kamar kos Evelyn, mendahului Evelyn. Mata Evelyn melebar kaget mendengar kalimat terakhir dari Alan.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai last our night
Baca
+Pustaka
After That Night

After That Night

Wanita itu mengerang pelan. Namun ciumannya segera membungkam suara-suara itu. Senyap seketika. Hingga yang terdengar hanya lenguhan dan deru napas yang tidak teratur mendominasi ruangan itu. *** Saat itu pukul delapan malam. Darren dan Angela sedang duduk santai di sofa sambil menonton televisi. Sebuah drama romantis yang sedang ditayangkan. Keduanya tampak saling berangkulan mesra, seolah dunia ini hanyalah milik mereka saja. Namun tiba-tiba ada yang datang.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai last our night
Baca
+Pustaka
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

bantah Binar. "Yah sudah ayo." Ajak Amaz. Mereka pun berpamitan sebelum benar-benar menghilang dari ruangan penuh hiasan dan ornamen itu. Tak terasa malam sudah kembali memeluk mereka. Tak ada cahaya rembulan malam ini, hanyalah bintang yang berpijar di angkasa raya. Amaz mengikuti Binar dari belakang. Meskipun Binar menolak untuk di antar Amaz tetap ingin memastikan ia pulang dengan selamat malam ini. Sebenarnya Binar tidak ingin menolak hanya saja ia belum bisa menaklukkan gengsi dalam dirinya. Ia tentu tidak mau terlihat lemah di mata Amaz. Binar juga tahu kalau Amaz ada di belakangnya namun ia sengaja berpura-pura seakan tidak tahu. Keduanya saling berusaha tidak melihat satu sama l
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai last our night
Baca
+Pustaka
The Last Queen

The Last Queen

teriak Utari. Utari mengingatkan Damar kembali atas kejadian dimana mereka hendak kabur dari penjara. Saat itu Damar mengatakan pada Utari untuk menunggunya di luar gerbang perbatasan, sementara ia ingin menuntaskan misi terakhirnya. Utari tak dapat mempercayainya begitu saja, ia ingin memastikan sendiri bahwa Damar memang benar-benar menuntaskan misinya. Namun yang Utari lihat malam itu sangat berbeda dengan apa yang ia fikirkan, ternyata misi terakhir Damar bukanlah menghabisi ratu melainkan bercinta untuk terakhir kalinya dengan ratu. Malam itu Utari sangat hancur karena untuk kesekian kalinya ia merasa dikhianati oleh Damar.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai last our night
Baca
+Pustaka
Anniversary Terakhir

Anniversary Terakhir

Aku mengecek grafik penjualan hari ini, aku masih membandingkan dengan grafik minggu kemarin, ternyata ada lonjakan pesanan pantas saja kami tidak berhenti sejak tadi. Pukul sepuluh malam, para pembeli sudah mulai sepi, aku meminta mereka mulai membersihkan bagian belakang dan meminta untuk menutup pagar yang terhubung dengan pembangunan minimarket. Setelah mereka membersihkan bagian belakang, mereka mulai membersihkan bagian depan agar sisa makanan tidak bau. Mereka sudah paham aturan yang kubuat, bersihkan tempat dan juga sisa makanan yang tercecer agar besok saat buka, tidak ada aroma makanan basi.
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai last our night
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status