Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Istriku Mulai Membangkang

Ketika Istriku Mulai Membangkang

Ada sesuatu yang ingin mereka dapatkan tanpa sepengetahuan Yoga maupun Lia. "Gimana dalam lemari yang itu! Ada nggak? Coba lihat!" Bu Lasmi menunjuk ke sebuah lemari. "Nggak ada, Bu. cuma ada buku-buku Chika." "Ya udah cepetan, coba lihat di lemari yang itu!" Bu Lasmi menunjuk lemari yang satunya lagi. Melisa mengotak-atik isi lemari dan merogoh setiap benda di dalamnya.
9.5242.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Algoritma Bonanza

Algoritma Bonanza

Oh, apakah nama itu yang tadi dibicarakan di lift? Lema bertanya-tanya dalam hati. Belum sempat menemukan jawaban atas pertanyaannya, pandangan Lema kemudian berhenti pada suatu lemari arsip yang di atasnya terpampang namanya. Di bawah namanya, terdapat tulisan Pendidikan Matematika. Sepertinya tulisan yang terukir di kayu itu adalah nama peneliti dan bidang penelitiannya. Berarti nanti lemari arsip itu bisa kugunakan untuk menyimpan berkas-berkas penelitian ya?
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Akhirnya Kau Mencintaiku

Akhirnya Kau Mencintaiku

Jeno segera bangun dari tempat tidur dan berjalan menuju tempat penyimpanan barang di dalam lemari Rea. Jeno membuka pintu lemari dan mencari sesuatu dengan gerakan cepat, saat menemukan berkas dengan sampul warna biru, Jeno membukanya dan mengambil lembaran di dalamnya. Itu adalah surat perjanjian pra nikah, dan Jeno merobek kertas itu hingga jadi serpihan kecil lalu membuangnya ke tong sampah.
1047.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Babu Dimata Suami Ratu Dimata Tetangga

Babu Dimata Suami Ratu Dimata Tetangga

“Saya ingin mengurus perusahaan.” “Oh, baiklah saya akan memberikannya nanti. Oh ini ada surat.” Gemma memberikan amplop berisi berkas perceraian yang ditandatangi Erina. Gemma pura-pura tidak tahu tentang isi amplop, ia sengaja menggunakan amplop yang masih tersegel. Saat melihat berkas tersebut raut wajah Regi langsung berubah lebih kesal, terlebih dalam gugutannya Erina meminta rumah tersebut,
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 658 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Jatah Malam Untuk Mertua

Jatah Malam Untuk Mertua

gumam Leo sambil mengobrak-abrik isi lemari. "Berkas-berkasnya… hilang!" Dinda berdiri terpaku di belakangnya. Suaranya bergetar saat bertanya, "Beneran, Mas? Semuanya?" Leo menoleh dengan ekspresi frustasi. "Ya. Semua salinan dokumen hak waris, surat pengakuan dari notaris, bukti korespondensi Bu Mela dengan pihak kantor, semuanya raib!"
9.7434.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.4K kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
JEJAK SANG PEWARIS

JEJAK SANG PEWARIS

Dia terus berjalan menuju lemari arsip di yang menempel di dinding belakang ruangan. Lemari tinggi itu tampak berantakan seperti habis digeledah dengan terburu-buru. Sementara di lantai tepat di bawahnya, beberapa box file terlihat berserakan dengan sebagian besar isinya berhamburan keluar. Leon mulai memeriksa dokumen-dokumen yang berserakan di lantai terlebih dahulu. Tidak ada yang penting, hanya catatan keuangan dan berkas kegiatan panti asuhan.
1025.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 959 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Bahkan hanya lampu di teras yang menyala. Lira langsung menuju ke ruangan kerja Yatma. Di ruangan tersebut terdapat sebuah lemari tempat mereka menyimpang semua barang-barang berharga. Lira menggeledah semua laci. Lama sekali Lira mondar mandir. Karena tidak menemukan kunci lemari tersebut. Terpaksa dia menghidupkan lampu. Akhirnya kunci pun ditemukan. Secepat mungkin dia mencari berkas-berkas penting di sana. Sertifikat rumah, sertifikat kosan. Yang terakhir surat perjanjian dengan hakim mengenai harta orang tuanya yang akan diserahkan padanya selaku anak setelah dewasa. Semua dia masukkan ke dalam ransel. Namun, tiba-tiba dia mendengar gagang pintu di putar. Dia segera bersembunyi di balik
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Pelayan Ibu Tiri dan Dua Putri Cantiknya

Pelayan Ibu Tiri dan Dua Putri Cantiknya

Aku melangkah mendekati lemari tersebut, lalu menarik pintunya hingga terbuka. Di dalam rak lemari tua itu, tersusun banyak sekali tumpukan buku-buku catatan agenda lama serta tumpukan berkas-berkas dokumen perusahaan yang sudah berdebu tebal. Jemari tanganku bergerak lincah membuka lembar demi lembar dokumen berkas tersebut satu per satu dengan gerakan cepat demi mengejar efisiensi waktu. Hingga di sela-sela tumpukan map berkas paling bawah, sebuah kertas foto lama berukuran kecil mendadak terselip jatuh ke lantai.
9.8147.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

Imel berdebar, ia bahkan tak menyangka bisa bekerja kantoran lagi setelah lama ia tinggalkan semenjak menikah dengan Rizal. "Mel, tugas utama kamu, input data bukti pembayaran harian, kok, dicocokin sama data bagian general affair, karena setelah kamu input ke excel, dan cek lagi sampai klop, baru kamu input ke system yang ngelink ke aku, nanti dari situ udah bagian aku sama staff accounting yang jalan. Tetap teliti, perkara kamu mau bikin kopian lembar bon-bon ini buat arsip pribadi kamu, silakan, nggak masalah. Minta bindex dan ATK yang kamu butuhkan di ruang GA ujung sana, bosnya namanya Sonya, bilang aja kamu baru masuk, temen Kara, dia udah tau kok." Kara senyum-senyum. "Kar... aku jadi
9.788.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Memoar Rasa

Memoar Rasa

(Rabu, 13 Mei 2017) "Eh, dip, mau kemana kamu?" Sahut kusma. "Eh kus, aku mau ke perpustakaan nih, biasalah aku nyari buku lagi buat paper aku." Jawabku dengan nada terburu-buru. "Eh bentar dong, nanti malem, bunga sama akasha mau ngajar dinner nih, do you wanna join?" Tanya kusuma dengan nada meledek. "Ah tidak usah, aku akan menghabiskan waktu malam ini di kamar sambil membaca buku dan bersantai. Lagian, I wanna save my pocket." Ucapku.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status