Let Me
Wait-wait, itu sih lebih ke arah ancaman bukan peringatan.
"Ku bunuh kau!" balas Maria menatap tajam.
Mario tidak membalas lagi, memilih diam saja. Lebih baik memulai agar Maria bisa segera sarapan, tadi wanita ini baru memakan satu buah apel untuk pengganjal perut.
Baiklah, Maria menarik napas, mau tak mau balas menggenggam kedua tangan Mario.
Pelan-pelan, hanya gerakan kecil saja. Maria mulai menggeret kakinya, membuat satu langkah berarti untuk diri sendiri.
Hot Chapters