Kontrak Cinta
Setelah mengambil jaket dan ponselnya, Mahesa mengiringi langkah Lia menuju lobi untuk menunggu taksi online yang sudah dipesan.
“Aku harap kita masih bisa berteman, Lia.”
Lia tersenyum kecut mendengar ucapan Mahesa. “Dulu aku pikir juga begitu, Sa. Kita bisa berteman. Seperti yang aku bilang, nyatanya itu sangat sulit, terlebih saat ini.” Lia menghela napas, lalu memutar tubuhnya untuk memandang Mahesa yang tengah menatapnya. “Aku rasa, aku butuh waktu untuk menganggap kamu sebagai teman.”
Bab Populer