Shadow
Luisha hampir menjerit kejita mendengar ucapan Mauryn tadi saking terkejutnya.
"Iya, Lu."
"Akhirnya setelah setahun kita temenan, kita bisa jalan bareng," ucap Luisha dengan nada seperti orang menangis.
"Kamu hiperbola banget, ya, Lu," sindir Mauryn.
"Hehe, oke oke. Kita mau jalan kemana?" tanya Luisha antusias.
"Aku shareloc. Aku matiin, ya, bye."
Tut ... tut ...
Setelah sambungan terputus, Mauryn langsung mengetikkan pesan untuk berbagi lokasi taman yang akan dikunjungi dengan Luisha. Tak lupa juga ia mengirimkan pesan pada seseorang yang Mauryn anggap sebagai mood boster.
Bab Populer