Liara
Sindasikap wanita saat kangenwanita tidak berani menatap mata saat bicaratatapan mata tajam wanitatanda wanita suka sama kita
balas Hagan bersamaan dengan gerakannya yang membuat mereka jatuh ke atas ranjang.
***
Liara menggeliat, matanya mulai terbuka. Perempuan itu mendapati diri masih terbaring di atas ranjang, sendirian.
Menarik selimut hingga dada, ia mengubah posisi menjadi menyamping. Di hadapan ada sebuah jendela. Dari balik tirai krem di sana, Liara bisa melihat bahwa di luar sudah gelap.
Tatapan perempuan itu masih di sana, tetapi pikirannya sudah berjalan jauh. Ia bertanya pada diri sendiri. Apa yang saat ini dirasa?
Beliebte Kapitel