Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik
aku Satria tertawa.
“Pantas tubuh Abang berotot begitu! Hahhh…kena penyakit, waduhh, ngeri juga, padahal harusnya dia pake pengaman, kenapa malah nggak sih?” Ling Ling kini jalankan mobilnya menuju ke sebuah tempat, lumayan jauh juga, bahkan kini sudah dekat Kota Singkawang.
“Dia bandel, mana langsung 4 LC lagi, tuh kan tau rasa!” kata Satria lagi tertawa berderai, Ling Ling juga.